Australia kucurkan 35 miliar bantu Indonesia tangani COVID-19

Australia kucurkan 35 miliar bantu Indonesia tangani COVID-19

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan AO, saat membuka pameran bertajuk 'Two Nations: a Friendship is Born' dan meluncurkan kampanye 'Australia Connect' di Museum Nasional Jakarta, Rabu (13/11/2019) malam. (ANTARA/Aria Cindyara)

Skala krisis yang belum pernah terjadi ini mengharuskan kita semua untuk bekerja bersama untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan bersama kita
Jakarta (ANTARA) - Australia memberikan dana sebesar 3,6 juta dolar Australia, setara dengan sekitar 35 miliar rupiah, sebagai bantuan bagi Indonesia dalam menangani penyebaran pandemi COVID-19.

Dalam pernyataan tertulis Kedutaan Besar Australia yang diterima di Jakarta, Jumat, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Australia untuk bekerja dengan Indonesia dalam menanggapi dampak pandemi COVID-19.

“Skala krisis yang belum pernah terjadi ini mengharuskan kita semua untuk bekerja bersama untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan bersama kita,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan, dalam pernyataan tersebut.

Sejalan dengan respons nasional serta upaya pemulihan Indonesia, dia menyakini bahwa dukungan tersebut akan mengembalikan peluang ekonomi, memberikan informasi yang tepat waktu dan akurat tentang risiko COVID-19, dan menyediakan pasokan bantuan penting untuk memastikan perempuan, anak-anak dan masyarakat rentan memiliki akses terhadap bantuan utama.

Adapun bantuan tersebut diberikan melalui Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Tidak ada semangat kolektif yang lebih kelas dari pada pekerjaan penting para relawan Palang Merah Indonesia dalam komunitas mereka sendiri untuk membantu menghadapi tantangan ini. Saya mengagumi dedikasi dan energi mereka,” kata Dubes Quinlan.

Baca juga: Australia-UNICEF bekerjasama bantu respons Indonesia terhadap COVID-19

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia, Sudirman Said, mengatakan tugas kemanusiaan organisasi tersebut membutuhkan kolaborasi antara banyak pihak sehingga dapat menyederhanakan dan mempercepat bantuan yang disampaikan pada mereka yang membutuhkan, terutama di masa-masa sulit akibat pandemi seperti sekarang ini.

“Kami menghargai mitra kami yang telah mempercayakan mandate mereka kepada kami. Kami didukung oleh personel dan sukarelawan kami yang siap bekerja tanpa lelah untuk misi kemanusiaan,” ujarnya.

Australia sendiri telah bekerja sama dengan PMI dalam menanggapi bencana selama beberapa tahun.

Bantuan pendanaan ini pun merupakan tahap awal dari paket baru dukungan lima tahun sebesar 5,4 juta dolar Australia, atau setara dengan 53 miliar rupiah, untuk Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan PMI guna memperkuat manajemen bencana Indonesia.

Selain itu, Australia juga telah mengadaptasi program pembangunannya di Indonesia untuk memberikan respons langsung terhadap COVID-19, inisiatif-inisiatif baru untuk memberikan dukungan langsung terhadap respons kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi Indonesia yang mencapai nilai 21 juta dolar Australia.

Baca juga: Australia-WHO bekerjasama dukung respons Indonesia terhadap COVID-19
Baca juga: Perjanjian ekonomi RI-Australia ciptakan stabilitas industri daging
Baca juga: Kemitraan RI-Australia diharap dongkrak ketahanan pangan Indonesia


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar