Rektor IPB pimpin Forum Rektor 2020

Rektor IPB pimpin Forum Rektor 2020

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof Dr Arif Satria. ANTARA/HO-IPB/am.

Jakarta (ANTARA) - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof Dr Arif Satria, dikukuhkan sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia 2020 secara virtual.

Arif dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, memaparkan empat skenario bagi perguruan tinggi di masa depan. "Pertama, kemampuan universitas masa depan yang fokus pada skill lulusan," kata dia.

Kedua, terkait dengan jejaring universitas dengan institusi lintas bidang. Ketiga, skenario pembelajaran lebih tinggi berkelanjutan yang menghasilkan pembelajar tangguh.

Terakhir, lanjut dia, skenario universitas mandiri yang dapat menentukan kurikulumnya sendiri.

Baca juga: Empat pesan Presiden untuk Forum Rektor Indonesia

Baca juga: Wapres terima Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa


"Inovasi juga harus dikembangkan dengan mengacu pada skill yang dibutuhkan di masa depan. Skill yang diperlukan bagi industri di masa depan yaitu leadership, partnership dan kolaborasi, inovatif dan kreatif," katanya.

Adapun tahun ini IPB menjadi tuan rumah Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020 yang dilaksanakan secara virtual.

Presiden Joko Widodo pada Sabtu, berkesempatan membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020, Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia 2020.

Jokowi mengatakan pembangunan bangsa membutuhkan sumberdaya manusia unggul, inovatif dan kompetitif.

"Tugas mulia tersebut tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-biasa saja. Untuk itu kita harus berubah, kita harus mengembangkan cara-cara baru dan strategi baru," ungkapnya.

Konferensi tersebut ditutup dengan Arif Satria sebagai Ketua FRI 2020, sementara itu, Panut Mulyono, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih sebagai Ketua FRI 2021.*

Baca juga: Ketua Forum Rektor nantikan pemikiran "out of the box" Nadiem Makarim

Baca juga: Rektor UT : Inovasi dalam pembelajaran dibutuhkan

Pewarta: Anom Prihantoro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menristekdikti: status dosen IPB pemasok bom Molotov tunggu kepastian hukum

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar