Hua Hin (ANTARA News) - Para pemimpin ASEAN mendeklarasikan penguatan kerjasama bidang pendidikan sebagai salah satu dokumen yang dihasilkan dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-15 di Hua Hin, Thailand, 23-25 Oktober 2009.

Dokumen deklarasi ditandatangani kesepuluh kepala negara/pemerintahan ASEAN pada penutupan di Hua Hin, Minggu.

Deklarasi penguatan kerjasama pendidikan ASEAN ditujukan sebagai persiapan komunitas ASEAN 2015 yang terdiri atas tiga pilar, yaitu komunitas politik keamanan, komunitas ekonomi dan komunitas sosial budaya.

Penguatan kerjasama pendidikan antar ASEAN bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing baik di tingkat regional maupun global.

Untuk itu, para pemimpin diwajibkan memperbaiki standar kompetensi pendidikan di masing-masing negara dan meningkatkan standar profesional tenaga pengajar, yang diharapkan dapat dijadikan referensi bersama ASEAN untuk kualitas pendidikan yang baik.

Deklarasi juga mencantumkan keinginan negara-negara ASEAN untuk membentuk konvensi penelitian di bidang pendidikan agar menjadi dasar kerangka kerjasama dalam bidang pendidikan.

ASEAN harus menjamin mobilitas yang lebih besar untuk pelajar dalam kawasan serta pemahaman mendalam untuk para siswa tentang organisasi ASEAN dan masing-masing anggotanya.

Dalam kurikulum sekolah, diupayakan pengetahuan tentang Piagam Asean yang ditandatangani para kepala negara/pemerintahan ASEAN pada November 2007 sebagai cetak biru menuju Komunitas ASEAN 2015.

Kurikulum sekolah negara-negara ASEAN juga harus berdasarkan prinsip demokrasi, berorientasi pada perdamaian, serta menghargai hak azasi manusia (HAM).

Para pelajar dan guru ASEAN, diharapkan menjali saling pengertian dan pertukaran pengetahuan tentang budaya masing-masing negara.

Untuk memperdalam pengetahuan tentang ASEAN, setiap tanggal 8 Agustus yang merupakan kelahiran ASEAN, semua sekolah di kawasan mengadakan peringatan dengan memperkenalkan sejarah ASEAN serta semua perkembangan terakhir tentang ASEAN.

Guna mencapai tujuan seperti yang termuat dalam deklarasi, pemimpin negara ASEAN mempertimbangkan untuk membentuk dana khusus pengembangan pendidikan yang berasal dari masing-masing anggota. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009