Denpasar (ANTARA News) - Pemerintah India selama ini menyediakan bea siswa untuk ratusan mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di negara tersebut.
"Pemerintah India setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk 750 orang Indonesia yang ingin menempuh studi ke jejang S-1, S-2, bahkan S-3," kata Koordinator Bali-India Friendship, Agus Indra Udayana, di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, selama ini baru sebagian kecil saja dari kuota beasiswa sebanyak itu yang telah dimanfaatkan oleh mahasiswa Indonesia.

"Mendatang kami harapkan jumlah mahasiswa yang tertarik belajar ke India menjadi lebih banyak, seiring dengan semakin lancarkan hubungan kedua negara," ucapnya.

Menurut dia, Bali sangat berpeluang memanfaatkan beasiswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke India.

Agus Indra yang alumnus sebuah universitas di India itu berharap, ke depan banyak mahasiswa dan dosen dari Bali, khususnya Institut Seni Indonesia (ISI) maupun Institut Agama Hindu Negeri (IHDN), dapat melanjutkan jenjang pendidikan ke India.

"ISI Denpasar selama ini banyak mengirim dosennya untuk melanjutkan jenjang pendidikan S-2 dan S-3 ke Amerika Serikat, dan nantinya kami harapkan juga bisa mengirim ke India," harap Agus Indra yang juga pengasuh Ashram Gandi Puri Denpasar.

Menyinggung beberapa jenis tarian klasik India yang mirip dengan tarian sakral di Bali, Agus Indra membenarkannya, dan bahkan tarian tersebut telah mampu memberikan inspirasi bagi lahirnya garapan tabuh dan tari di kedua negara.

Selanjutnya, semua itu akan mampu memperkaya khasanah seni dan budaya Bali-India, sekaligus dapat memantapkan hubungan kerja sama kedua negara, khususnya India dengan Bali yang selama ini telah berlangsung dengan cukup baik, katanya. (*)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2009