Liga Prancis

PSG tak terima Neymar dikritik gabung cuma demi uang

PSG tak terima Neymar dikritik gabung cuma demi uang

Pemain Paris Saint-Germain Neymar saat melakukan selebrasi untuk menghormati kepergian Kobe Bryant ketika menghadapi Lille dalam laga lanjutan Liga Prancis. (ANTARA/Paris Saint-Germain)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Olah Raga Paris Saint-Germain Leonardo menyerang balik Ketua Lyon Juninho yang menuding Neymar bergabung dengan klub juara Ligue 1 Prancis itu "demi uang".

Neymar (28) dibeli PSG dari Barcelona pada 2017 pada harga yang mencapai rekor termahal di dunia 222 juta euro dan sudah mempersembahkan tiga gelar juara liga di klub ibukota Prancis itu.

Pemain depan itu nyaris bergabung kembali dengan Barcelona musim panas lalu dan mantan pemain timnas Brasil Juninho menyatakan Neymar harus lebih menghormati lagi klubnya saat ini.

Baca juga: Pandemi bakal paksa Mbappe dan Neymar bertahan di PSG musim depan

"Lihatlah Neymar," kata dia kepada The Guardian. "Dia pindah ke PSG cuma demi uang. PSG telah memberi semua hal kepada dia, semua yang dia inginkan, dan kini dia ingin pergi sebelum kontraknya berakhir."

"Tetapi sekarang adalah saatnya memberi balik untuk menunjukkan terima kasih. Ini timbal balik, tahu kan. Neymar harus memberikan semuanya yang dia bisa di lapangan, untuk menunjukkan dedikasi total, tanggung jawab dan kepemimpinan."

"Masalahnya adalah yang mapan di Brasil punya kultur serakah dan selalu menginginkan uang lebih banyak. Ini yang kami tahu dan yang kami pelajari," kata Juninho.

Leonardo dari PSG menanggapi rekan senegaranya itu dengan mendesak direksi Lyon untuk fokus saja ke urusan klubnya sendiri.

Baca juga: Mantan timnas Brasil ini klaim lebih baik dari Neymar, Messi dan CR7

"Saya tak mengerti mengapa Aulas berbicara banyak tentang PSG, dan kini Juninho membahas PSG dan Neymar," kata dia kepada RMC Sport. "Akan lebih baik bahas saja klub mereka."

"Kami tak membicarakan keadaan Lyon dan saya minta OL tak membicarakan pemain-pemain kami dan klub kami."

PSG bersiap untuk beraksi lagi di lapangan ketika menghadapi Saint-Etienne dalam final Piala Prancis pada 24 Juli, demikian ESPN dalam lamannya.

Baca juga: Pelatih Barca Quique Setien berharap dapat melatih Neymar

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar