Jakarta (ANTARA News) - Striker tim nasional Indonesia Boaz TE Salossa yang tengah cedera otot paha (hamstring) diharapkan bisa memperkuat tim nasional saat menghadapi Kuwait dalam lanjutan Pra Piala Asia 14 November mendatang.

"Mudah-mudahan dalam sepekan Boaz sudah pulih dan bisa diturunkan saat melawan Kuwait. Apalagi dia tidak ikut latihan berat sehingga pemulihan cederanya diharapkan bisa lebih cepat. Tapi saya sudah mempunyai skema bila Boaz akhirnya tidak bisa dimainkan melawan Kuwait," kata pelatih Benny Dollo di Jakarta, Senin.

Hal itu dikatakan Benny menjelang keberangkatan tim ke Singapura untuk melakukan pertandingan uji coba melawan Timnas tuan rumah di National Stadium Singapura pada Rabu (4/11).

Boaz semula akan dibawa serta ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan "Magnetic Resonance Imaging" (MRI), namun oleh dokter tim Zaini Saragih dia disarankan untuk diperiksa di Jakarta sehingga Boaz batal ikut dalam rombongan 21 pemain ke Singapura.

Terkait dengan absennya Boaz dan juga Ricardo Salampessy yang juga cedera, Benny terpaksa mengubah komposisi timnya saat menghadapi Timnas Singapura nanti.

Benny mengatakan Ian Luis Kabes kemungkinan bakal menempati posisi kanan menggantikan Muhammad Ilham yang digeser ke kiri menggantikan posisi Arif Suyono.

Namun demikian komposisi tersebut pastinya akan berubah ketika menghadapi Timnas Kuwait.

Sesuai jadwal, tim Merah Putih akan menjalani dua pertandingan Pra Piala Asia pada 14 dan 18 November mendatang di Kuwait dan Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Timnas Singapura juga menjadikan pertandingan melawan Indonesia sebagai laga penting dan menurut Benny Dollo mereka juga sangat berambisi untuk mengalahkan Indonesia. Sebab pada 14 November nanti Singapura akan bertandang ke Thailand.

Pekan lalu, Timnas Singapura sukses menjuarai sebuah turnamen internasional di Ho Chi Minh City, Vietnam. Dalam tiga pertandingan, Singapura mengalahkan Korea University Selection 1-0, menang 4-2 atas Turkmenistan dan menahan imbang Timnas Vietnam 2-2.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009