Medan (ANTARA News) - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Sumatera Utara mengusulkan Dinas Pendidikan untuk memasukkan Hak Asasi Manusia (HAM) ke kurikulum Sekolah Menengah Atas, kata Kepala Operasional Kontras Sumatera Utara, Herdensi Adnin di Medan, Rabu.

Dia mengatakan, langkah ini ditempuh untuk mengurangi pelanggaran HAM di Indonesia.

"Setelah lulus, mereka akan terjun ke dunia pekerjaan atau melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, melalui pendidikan HAM yang mereka dapatkan para siswa itu diharapkan akan memperaktikan apa yang telah didapat," katanya.

Alasan lain, pelanggaran HAM di Indonesia setiap tahun semakin meningkat, sehingga sejak dini masyarakat mesti diajarkan soal HAM. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009