Jakarta (ANTARA News) - Indonesia sukses meraup total transaksi sekitar Rp267 miliar dalam pameran pariwisata di London, Inggris, yakni World Tourism Market (WTM) 2009 pada 9-12 November 2009.

"Angka ini jauh melebihi target kami yang dipatok Rp115 miliar," kata Direktur Promosi Luar Negeri Departemen Kebudayaan dan Pariwisata I Gde Pitana kepada ANTARA News di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, sebanyak 24 perusahaan pelaku pariwisata di tanah air turut dalam bursa pariwisata itu dan mendapatkan rata-rata 23 appointment prospective dengan jumlah perolehan rata-rata 946 wisatawan mancanegara (wisman).

Jadi diperkirakan total jumlah wisman yang didapat dari event itu sebanyak 22.704 wisman.

"Apabila dengan asumsi pengeluaran wisman per-kunjungan sebesar 1.178 dolar AS, maka total devisa yang didapatkan sekitar 26,7 juta dolar AS atau Rp267 miliar," katanya.

Pada event pariwisata terbesar kedua di dunia setelah ITB di Jerman itu, Indonesia menempati booth seluas 200 m2. Sebanyak tujuh dinas pariwisata daerah, asosiasi pariwisata, maskapai Garuda Indonesia, dan 22 industri pariwisata turut berpartisipasi.

"Kami melakukan sejumlah kegiatan di antaranya pameran termasuk pelayanan informasi dan distribusi bahan promosi, awareness campaign, workshop, demo spa, demo membatik, dan coffee corner," katanya.

Menurut Pitana, WTM bukan saja potensial untuk menarik wisatawan mancanegara (Wisman) asal Inggris atau Eropa tetapi wisman dari seluruh dunia.

WTM London merupakan bursa pariwisata internasional yang bersifat trade dan consumer show di satu tempat.

Pada 2008, WTM London diikuti oleh 5.615 exhibitors yang berasal dari 187 negara dan dikunjungi oleh 49.963 orang.

"Apalagi Inggris itu menjadi negara trendsetter di Eropa, kalau wisman Inggris tertarik ke Indonesia maka wisman dari negara Eropa lainnya akan mengikuti," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memfasilitasi pelaku pariwisata dan Pemda di tanah air untuk mengikuti acara itu sebagai salah satu upaya mempertahankan eksistensi bangsa di mata dunia.

Untuk kepentingan itu, pihaknya menganggarkan Rp4 miliar demi membiayai partisipasi RI dalam WTM. Tahun lalu, Indonesia sukses membukukan transaksi penjualan sebesar 11,7 juta dolar AS.

Pihaknya mematok target untuk pasar Eropa sekitar 640.000 wisman yang berkunjung ke tanah air sepanjang 2009. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009