Ambulans tabrak truk di Tol Kebon Jeruk, pengemudi tewas

Ambulans tabrak truk di Tol Kebon Jeruk, pengemudi tewas

Tangkalan layar - Kecelakaan melibatkan ambulans dan truk tronton terjadi di tol Kebun Jeruk, Jakarta Barat, menewaskan pengemudi ambulans, dan dua penumpangnya terluka, Sabtu (1/8/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Ambulans mengalami rusak berat pada bagian depan dan menempel pada bagian belakang truk tronton
Jakarta (ANTARA) - Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol Kebun Jeruk, Jakarta Barat melibatkan sebuah ambulans dengan truk tronton yang mengakibatkan supir ambulans tewas di lokasi kejadian dan dua penumpangnya terluka.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Purwanta, Minggu, mengatakan kecelakaan terjadi Sabtu (1/8) malam pukul 22.25 WIB disebabkan ambulans menabrak truk tronton yang ada di depannya.

Baca juga: Hindari COVID-19, transaksi ambulans di Jakarta diharapkan non tunai

"Korban meninggal dunia Robby Tumangkeng usia 43 tahun, pengemudi ambulans," kata Purwanta.

Korban meninggal dunia karena luka berat di bagian kepala akibat kecelakaan, sehingga nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sedangkan korban luka-luka ada dua orang penumpang ambulans bernama Rudi Febianto (39) dan Diyah Ayu Arifani (27) mendapatkan perawatan di RS Siloam Kebon Jeruk.

Baca juga: Toyota kirim Kijang Innova ambulans untuk Pemda DKI Jakarta

Kronologi kejadian saat ambulans dengan nomor polisi B 1858 SIX dikemudikan oleh korban Robby Tumangkeng melaju di jalan tol Jakarta-Tangerang dari arah Barat menuju Timur.

Tepat di kilometer (KM) 1.800 di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ambulans yang dikemudikan korban Robby menabrak bagi belakang  truk dengan nomor polisi B 9269 TPA.

"Saat kejadian truk yang dikemudikan Acep tengah melaju searah di depan ambulans," kata Purwanta.

Akibat kejadian mobil ambulans yang dikemudikan korban Robby rusak berat pada bagian depan dan menempel di belakang truk berkapasitas besar tersebut. Sedangkan  kendaraan truk  mengalami kerusakan pada bagian bak belakang samping kiri patah.

Baca juga: PMI memodifikasi ambulans untuk membantu evakuasi pasien COVID-19

Peristiwa kecelakaan tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, tapi juga kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp30 juta.

Purwanta mengatakan kasus kecelakaan tersebut saat ini tengah ditangani oleh Unit Kecelakaan Polres Metro Jakarta Barat.

Petugas menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu unit ambulans B 1858 SIX, satu truk tronton B 9269 TPA berikut STNK dan satu lembar SIM B1 milik supir truk tronton bernama Acep.

Pewarta: Laily Rahmawaty/Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Basarnas kenalkan sistem deteksi dini bencana di Kendari

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar