Menperin lepas ekspor 33 garbarata Bukaka ke Thailand

Menperin lepas ekspor 33 garbarata Bukaka ke Thailand

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) bersama pendiri PT Bukaka Teknik Utama Jusuf Kalla pada acara pelepasan ekspor garbarata PT Bukaka Teknik Utama Tbk ke Bandara Don Muang, Thailand di Kawasan Industri Bukaka, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2020). ANTARA/HO-Kementerian Perindustrian.

mendorong semangat kita untuk terus berkreasi, tetap berproduksi, dan maju melangkah menghadapi segala bentuk tantangan yang ada
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melepas ekspor garbarata produksi PT Bukaka Teknik Utama Tbk ke Thailand.

“Pada kondisi sulit saat ini, pelepasan ekspor garbarata PT Bukaka merupakan berita yang sangat menggembirakan sekaligus mendorong semangat kita untuk terus berkreasi, tetap berproduksi, dan maju melangkah menghadapi segala bentuk tantangan yang ada,” kata Menperin pada acara pelepasan ekspor garbarata PT Bukaka Teknik Utama Tbk ke Bandara Don Muang, Thailand di Kawasan Industri Bukaka, Bogor, Jawa Barat, Senin.

Menperin didampingi Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier. Selain itu, dihadiri oleh pendiri PT Bukaka Teknik Utama Jusuf Kalla, Komisaris Solihin Jusuf Kalla, Presiden Direktur Irsal Kamaruddin, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand Ahmad Rusdi.

Mewakili pemerintah, Menperin mengapresiasi Bukaka atas capaian positif kinerjanya dalam menghasilkan produk yang dapat dimininati oleh pasar global.

“PT Bukaka adalah wajah dari Indonesia yang telah membuktikan bahwa produk garbarata yang dihasilkan oleh anak bangsa mampu bersaing secara global baik dari sisi kualitas, biaya, maupun waktu delivery,” ucap Menperin.

Kemenperin, lanjutnya, akan terus mendukung seluruh industri dalam negeri untuk semakin maju berkembang sehingga lebih berdaya saing di tingkat regional dan global.

Bukaka merupakan perusahaan konstruksi yang menghasilkan garbarata, jembatan, dan infrastruktur lain penunjang pertambangan. "Bukaka telah berdiri sejak tahun 1978 dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan industri dan pembangunan ekonomi nasional,” kata Menperin.

Selain itu, kata dia, Bukaka terus melakukan pengembangan dan perbaikan sehingga mampu berkontribusi di banyak sektor seperti otomotif, alat dan mesin pertanian (alsintan), energi, ketenagalistrikan, konstruksi serta infrastruktur.

Garbarata merupakan salah satu produk unggulan ekspor dengan tujuan utama antara lain Jepang, India dan Thailand. Bukaka menjadi satu-satunya produsen garbarata yang ada di Indonesia dan termasuk dalam lima produsen terbesar garbarata yang ada di dunia.

Saat ini, seluruh boarding bridge bandara yang berada di bawah supervisi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II merupakan hasil produksi Bukaka.

“Bukaka telah memproduksi 904 unit garbarata, dan pelepasan ekspor kali ini merupakan bagian dari kontrak 33 unit garbarata dengan M-Solutions Co Ltd. - Airport of Thailand yang telah dilakukan pada tahun 2019,” kata Menperin

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank telah memfasilitasi pembiayaan ekspor 33 unit garbarata  ke Thailand tersebut senilai 7,5 juta dolar AS atau sekitar Rp105 miliar.

LPEI telah mendukung Bukaka sejak tahun 2014, baik dari sisi pembiayaan maupun penjaminan. Fasilitas yang telah diberikan LPEI mencapai sebesar Rp2,26 triliun.

Baca juga: LPEI biayai perusahaan Indonesia ekspor garbarata ke Thailand
Baca juga: Dua unit garbarata tiba di Bandara El Tari
Baca juga: Menperin dukung ekspor garbarata tembus pasar Eropa

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menperin lepas ekspor 33 garbarata ke Thailand

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar