Universal Studios Singapura gunakan pemindai wajah untuk pengunjung

Universal Studios Singapura gunakan pemindai wajah untuk pengunjung

Ilustrasi - Perangkat CCTV pemindai panas dan wajah (Foto iStock)

Singapura (ANTARA) - Pengunjung Universal Studios di Singapura sekarang harus melewati alat pemindai wajah untuk masuk ke taman hiburan itu, sebuah teknologi termutakhir yang memicu isu privasi.

Resorts World Sentosa (RWS), yang memiliki area luas tempat-tempat wisata, hotel, dan restoran di taman itu, mengatakan bahwa skema yang mulai dijalankan bulan ini akan membantu memperlancar akses bagi para pengunjung.

"Pengenalan wajah menyajikan verifikasi tanpa perlu kontak tiket dan pemegang tiket, memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati pengalaman taman kami dengan cara yang lebih efisien dan mulus," kata RWS dalam pernyataan yang dikirim melalui surat elektronik.

Penggunaan teknologi pengenalan wajah---yang memungkinkan perusahaan atau pihak berwenang untuk mencocokkan orang yang fotonya tertangkap kamera dengan yang ada di pusat data---telah meningkat secara global dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran tentang pengawasan dan bagaimana data yang dikumpulkan akan digunakan.

Singapura yang terhubung secara digital telah memulai banyak proyek yang menggunakan teknologi ini, termasuk skema ambisius untuk menempatkan kamera pada tiang lampu yang terhubung dengan perangkat lunak pengenalan wajah.

Pemegang tiket tahunan dan musiman Universal Studios Singapura tidak lagi memerlukan tiket fisik, sementara tamu yang menggunakan tiket harian masih membutuhkan tiket untuk masuk tetapi kemudian dapat keluar dan masuk kembali hanya menggunakan foto wajah mereka.

Pengenalan wajah adalah bagian "penting" dari penerimaan dan digunakan untuk "peningkatan operasional, keselamatan, dan keamanan", menurut RWS, yang bulan lalu memecat stafnya sebagai dampak pandemi COVID-19 yang memukul industri pariwisata Singapura.

RWS mengatakan telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi informasi tamu seperti menyimpannya di server terenkripsi. Perusahaan itu menolak berkomentar tentang perusahaan mana yang menyediakan teknologi pengenalan wajah.

Taman hiburan Universal Studios China yang akan dibuka di Beijing tahun depan juga berencana untuk menggunakan teknologi pengenalan wajah, menurut laporan media.

Sumber: Reuters
Baca juga: Perang Transformers di Universal Studios Singapore
Baca juga: Singapura cabut sebagian besar aturan pembatasan mulai Jumat
Baca juga: Singapura izinkan pelancong transit di Bandara Changi mulai 2 Juni

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar