Bandung (ANTARA News) - Gunung Api Talang, Ibu dan Gunung Karangetang tetap dalam status siaga atau level III sehingga tidak lagi layak didaki, demikian Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendrasto di Bandung, Kamis.
.
"Aktivitas vulkaniknya masih di level tiga dan direkomendasikan tidak ada pendakian dalam radius tiga kilometer dari kawah," katanya.

Ketiga gunung api itu semuanya berada di luar Pulau Jawa. Gunung Talang di Sumatera Barat, Gunung Ibu di Halmahera Barat dan Gunung Karangetang di Sulawesi Selatan.

Meski berstatus siaga, namun otoritas tidak merekomendasikan penduduk di sekitarnya mengungsi, hanya permintaan waspada kepada warga yang tinggal di kawasan aliran sungai yang bersumber dari kawah gunung api terhadap banjir bandang material vulkanik pada musim hujan ini.

Dari ketiga gunung api itu, Gunung Karangetang paling lama berstatus siaga yakni sejak 9 Juni 2009, Gunung Ibu sejak 5 Agustus 2009 dan Gunung Talang pada 17 Agustus 2009.

Sementara itu Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda saat ini statusnya waspada atau level II, atau diturunkan dari siaga sejak 31 Oktober 2009.

"Gunung api itu masih dalam pemantauan intensif dari Posko PGA setempat," kata Hendrasto.

Limabelas gunung api ditetapkan berstatus waspada, yaitu Gunung Anak Krakatau, Gunung Batur, Kaba, Semeru, Slamet, Sangeang Api, Rinjani, Rokatenda, Soputan, Dukono, Gamalama, Papandayan, Lokon, Kerinci dan Gunung Bromo.

Gunung Bromo menjadi gunung api berstatus waspada terlama, sejak 18 September 2006.

"Beberapa gunung api itu menjadi obyek wisata, pengunjung diharapkan mengikuti rambu-rambu di kawasan itu. Jangan sesekali mendekat ke kawah dalam radius satu kilometer," kata Hendrasto. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009