Kemenparekraf pastikan pembangunan "creative hub" terus berlanjut

Kemenparekraf pastikan pembangunan "creative hub" terus berlanjut

Dokumentasi. Benteng Vastenburg Solo yang selama ini cukup aktif dimanfaatkan untuk penyelenggaraan kegiatan kreatif (ANTARA/Aris Wasita)

Dari lima destinasi prioritas, baru ada empat lokasi creative hub
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memastikan pembangunan pusat kreatif atau creative hub di lima destinasi pariwisata prioritas akan terus berlanjut meski di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Sungkari dalam jumpa pers daring di Jakarta, Jumat, mengatakan dari lima destinasi prioritas, baru ada empat lokasi creative hub karena pemerintah belum mendapatkan lokasi untuk destinasi Likupang, Sulawesi Utara.

"Likupang ini mungkin infrastrukturnya harus duluan. Dan kalau dibangun pun mungkin di Manado dulu, tapi kami belum menemukan tempatnya," katanya.

Hari menjelaskan rata-rata progres pembangunan creative hub saat ini masih dalam tahap desain dan diharapkan sudah mulai dibangun pada 2021 mendatang.

Untuk creative hub Labuan Bajo, NTT, konstruksi interior ditargetkan bisa selesai tahun ini. Meski demikian, gedung yang hampir rampung itu bukanlah lokasi creative hub yang utama.

"Gedung panjang itu yang creative hub sebenarnya untuk para pelaku. Mudah-mudahan 2020 sudah selesai pekerjaan kadi kita bisa lanjut ke gedung panjang," katanya.

Sementara itu, creative hub destinasi Borobudur akan dibangun di Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, sesuai keinginan Presiden Jokowi.

"Kami sudah dapat gedung tapi ternyata prosesnya lama. Jadi ada dua lokasi yang diputuskan pemda setempat, yaitu Galeri Industri Kreatif milik PPI atau Gedung Oudetrap. Kita sedang desain dan 2020 interior di Oudetrap selesai," katanya.

Ada pun untuk lokasi di Danau Toba, Sumatera Utara, creative hub akan dibangun di Samosir dan dikelola komunitas kopi setempat. Kawasan itu memiliki potensi perkebunan kopi yang bisa dijual dan dikembangkan.

Ada dua lokasi yang diusulkan pemda setempat, yakni Sigulatti dan Pangururan.

"2021 baru gedungnya bisa jadi," kata Hari.

Sedangkan creative hub Mandalika, NTB, akan dibangun di kawasan Pantai Kuta dan lahannya disediakan oleh ITDC. Tahun ini, progres pembangunan creative hub Mandalika masih masuk tahap desain.

"Visi saya untuk Mandalika, creative hub ini jadi semacam Mekah-nya orang kreatif di NTB. Jadi tidak hanya pamer karya tapi ketemu investor dan pembeli. Jadi ada suatu kebanggaan bagi pelaku kuliner, kain, bisa tampil di Mandalika ini," kata Hari.

Baca juga: Kawasan Kotabaru Yogyakarta dikembangkan sebagai "creative hub"
Baca juga: Menparekraf siap dorong Kota Lama Semarang jadi "creative hub"

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenparekraf salurkan 10.298 paket bantuan untuk pelaku pariwisata terpapar COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar