Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memulai kunjungan kerja selama delapan hari ke empat negara di Benua Eropa. Presiden yang didampingi Ani Yudhoyono bertolak menuju Eropa dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, pukul 08.10 WIB.

Keberangkatan Presiden menuju Eropa dilepas oleh Wakil Presiden Boediono, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menko Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menko Polhukam Djoko Suyanto,dan Panglima TNI Djoko Santoso.

Kepala Negara dijadwalkan mendatangi tiga negara, yaitu, Belgia, Perancis, dan Jerman untuk melakukan kunjungan kehormatan, serta menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Perubahan Iklim di Denmark.

Presiden beserta rombongan dijadwalkan tiba di Brussels, Belgia, pada 14 Desember 2009. Pada 15 Desember 2009, Presiden dan rombongan yang berjumlah 145 orang dijadwalkan berada di Paris, Perancis, dan pada 16 Desember 2009 sudah berada di Berlin, Jerman. Pada 17 Desember 2009, Presiden berada di Kopenhagen, Denmark, untuk menghadiri KTT PBB tentang perubahan iklim hingga 19 Desember 2009 yang dihadiri oleh lebih dari 100 kepala negara/pemerintahan.

Di Belgia, Perancis, dan Jerman, Presiden hanya melakukan diplomasi singkat bertemu dengan kepala negara/pemerintahan masing-masing negara guna meningkatkan hubungan bilateral dan juga berdiskusi untuk mengupayakan keberhasilan KTT PBB tentang perubahan iklim.

Turut serta dalam rombongan Presiden beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, di antaranya adalah Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perdagangan Mari Pangestu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Menteri Perindustrian MS Hidayat, dan Menteri Pertanian Suswono.

Selain itu, juga turut tujuh gubernur dalam rombongan Presiden, antara lain Gubernur Sulawesi Utara Sarundayang, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Gubernur Papua Barnabas Suebu, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Irwandi Jusuf dan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang.

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, kehadiran para gubernur dalam rombongan Kepala Negara untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia serius dalam bidang konservasi hutan baik pada tingkat pusat maupun daerah demi mengurangi tingkat pemanasan global.

Dino juga mengatakan kehadiran Presiden pada KTT PBB Perubahan Iklim di Kopenhagen untuk memastikan bahwa konferensi tersebut melahirkan konsensus global untuk mengurangi emisi karbon serta memastikan implementasi Bali Roadmap yang telah dicapai dalam konferensi serupa di Bali dua tahun lalu.

Presiden Yudhoyono beserta rombongan dijadwalkan tiba kembali di tanah air pada 20 Desember 2009.(*)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2009