Di Sorong-Papua Barat, satu pasien positif dan dua probable meninggal

Di Sorong-Papua Barat, satu pasien positif dan dua probable meninggal

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Papua Barat, Rudy R Lakku. ANTARA/Ernes Kakisina/am.

Hingga 9 Agustus 2020 sudah lima orang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia. Sedangkan pasien yang meninggal dunia dengan berstatus probable sebanyak lima orang pula
Sorong (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyatakan seorang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Rujukan Kampung Baru Sorong pada Sabtu (8/8) dan Jumat (7/8) 2020 dua orang meninggal dengan status probable atau pasien dengan gejala COVID-19 namun belum ada pemeriksaan laboratorium.

"Pasien meninggal dunia itu telah dimakamkan oleh tim Gugus Tugas sesuai protokol penanggulangan COVID-19," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Rudy R Lakku di Sorong, Minggu.

Dia mengatakan bahwa pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia tersebut adalah pasien dengan nomor urut positif 269. Pasien tersebut telah dimakamkan dengan menerapkan protokol COVID-19.

Menurut dia, pada tanggal 7 Agustus 2020 ada dua orang warga kota Sorong yang meninggal dunia dengan status probable.

Ia menjelaskan bahwa dua pasien berstatus probable tersebut satu dirawat di Rumah Sakit Rujukan Kampung Baru dan satunya di RSUD Sele be Solu Kota Sorong. Keduanya telah dimakamkan dengan menerapkan protokol COVID-19.

Dikatakannya bahwa pasien berstatus probable tersebut satu orang belum sempat dilakukan pemeriksaan swab laboratorium dan satu orang sudah dilakukan pemeriksaan namun masih menuggu hasil.

Ia menambahkan bahwa hingga 9 Agustus 2020 sudah lima orang pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia. Sedangkan pasien yang meninggal dunia dengan berstatus probable sebanyak lima orang pula.

Gugus Tugas mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kkota Sorong agar menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 karena transmisi atau penyebaran lokal virus telah terjadi.

"Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab kita bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," demikian Rudy R Lakku.

Baca juga: Bertambah 21, positif COVID-19 Kota Sorong-Papua Barat naik 233 kasus

Baca juga: Bantu warganya pulang, Kolombia apresiasi GTPP COVID-19 Kota Sorong

Baca juga: Tambah satu, total positif COVID-19 wafat di Sorong-Papua Barat empat

Baca juga: Pasien COVID-19 coba akhiri hidup, diselamatkan Gustu Kota Sorong

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polsek Aimas sediakan  wifi gratis untuk belajar secara daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar