Gubernur Beirut: Banyak jenazah warga asing belum teridentifikasi

Gubernur Beirut: Banyak jenazah warga asing belum teridentifikasi

Sebuah gedung rusak berat akibat ledakan hari Selasa (4/8) di kawasan pelabuhan Beirut, Lebanon, Kamis (6/8/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Aziz Taher/foc.

Tidak ada yang mengidentifikasi mereka
Beirut (ANTARA) - Banyak pekerja asing dan sopir hilang dan diperkirakan tewas dalam ledakan hebat di pelabuhan Beirut dan upaya mengidentifikasi para korban mengalami kesulitan, kata gubernur kota itu, Minggu (9/8).

"Banyak orang hilang yang tidak dapat kami identifikasi. Mereka adalah para sopir dan pekerja asing," kata Gubernur Marwan Abboud kepada saluran televisi Al Jadeed.

"Tidak ada yang mengidentifikasi mereka --ini tugas berat yang membutuhkan waktu."

Pemerintah Suriah mengatakan sekitar 45 dari sedikitnya 158 orang yang sudah dipastikan tewas dalam ledakan itu adalah warga negara Suriah.

Warga Suriah merupakan kalangan terbesar di antara para warga negara asing yang berada di Lebanon.

Mereka bekerja di sektor konstruksi, pertanian, dan transportasi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Donor janjikan bantuan darurat Rp4,3 triliun untuk Lebanon

Baca juga: Beirut rusuh, dua menteri Lebanon mundur

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cerita duka warga Lebanon pasca ledakan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar