TNKS masih tutup, tak ada pendakian di Gunung Kerinci di HUT RI 2020

TNKS masih tutup, tak ada pendakian di Gunung Kerinci di HUT RI 2020

Petugas Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menunggu pengunjung saat Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan Masuk Danau Gunung Tujuh di Kerinci, Jambi, Rabu (5/8/2020). Kegiatan di gerbang masuk objek wisata Danau Gunung Tujuh yang menjadi bagian dalam kawasan TNKS tersebut bertujuan mempersiapkan diri jelang rencana dibukanya kembali beberapa objek wisata dalam kawasan TNKS yang telah ditutup akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.

Dengan penutupan aktivitas kunjungan dan wisata di kawasan TNKS, maka pendakian di Gunung Kerinci pada momentum 17 Agustus atau HUT Kemerdekaan RI tahun 2020 ini juga tidak ada
Jambi (ANTARA) - Pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020 yang masih dalam suasana pandemi COVID-19 tidak ada kegiatan pendakian di Gunung Kerinci yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

"Dengan penutupan aktivitas kunjungan dan wisata di kawasan TNKS, maka pendakian di Gunung Kerinci pada momentum 17 Agustus atau HUT Kemerdekaan RI tahun 2020 ini juga tidak ada," kata pegiat pendakian Ferdy, dari Kerinci Traveling ketika dihubungi ANTARA dari Jambi, Senin..

Ia menjelaskan bahwa biasanya pendakian pada Agustusan itu ramai dan bahkan ada yang juga kegiatan perkemahan.

"Ya pengunjung biasanya lebih dari 1.000 orang pada momen 17 Agustus ini, dan malahan bisa mencapai 2.000-an orang, baik baik wisatawan maupun warga lokal yang ikut naik ke Gunung Kerinci," katanya.

Ferdy mengakui bahwa penutupan kawasan obyek wisata di Kerinci sangat berpengaruh terhadap para pelaku usaha pariwisata dalam lima bulan terakhir.

"Ya dampaknya sangat terasa dari lima bulan penutupan kawasan wisata di sini karena pandemi. Semua lumpuh. Tapi kami patuh dan disiplin untuk kebaikan bersama dalam pecegahan pandemi ini," katanya.

Dampaknya, kata dia, terasa oleh semua pelaku wisata mulai dari penginapan, pengrajin, pedagang serta juga pendapatan asli daerah (PAD) pemerintah.

"Kami berharap semua segera berlalu, dan kita bisa bangun kembali wisata di sini," katanya.
Meski demikian, kata dia, para pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya tetap disiplin serta sabar menunggu dibukanya kembali obyek wisata alam di TNKS.

"Untuk obyek wisata umum di Kerinci dan sekitarnya memang sudah dibuka, namun untuk yang di kawasan TNKS masih belum. Kami ikuti dan patuh dengan pertimbangan pemerintah demi kebaikan kita semua," katanya.

Padahal, kata dia lokasi wisata alam di TNKS itu merupakan daya tarik tersendiri dari obyek wisata di kawasan itu, seperti Danau Gunung Tujuh, Danau Kaco serta jalur pendakian Gunung Kerinci.

"Saat ini belum diperbolehkan aktivitas kunjungan di kawasan TNKS. Namun sekarang sudah lebih kondusif, kita tunggu saja kebijakan yang terbaik untuk kita semua," demikian Ferdy.

Baca juga: TNKS finalisasi jalur pendakian Kerinci lewat Bangun Rejo

Baca juga: Ratusan pendaki siap gelar upacara bendera di Gunung Kerinci

Baca juga: Taman Nasional Kerinci Seblat dijadikan zona wisata alam

Baca juga: Pemandu wisata kewalahan layani lonjakan pendaki Gunung Kerinci
 

Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pameran batik Jambi di Ibu kota agar perajin bertahan di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar