Padang (ANTARA News) - Hujan lebat mengguyur tidak kota Padang, Sumatera Barat, tidak henti-hentinya sejak Senin pukul 18.00 Wib hingga Selasa pukul 01.28 WIB, menyebabkan puluhan rumah warga dibeberap tempat genangi banjir.

Dari Pemantauan ANTARA News, Selasa, beberapa tempat pemungkinan di daerah Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dengan belasan rumah penduduk terlihat digenangan banjir dengan ketinggian lutut orang dewasa.

Salah anggota Polisi yang enggang disebutkan namanya, di Padang, mengatakan, banjir menyebabkan rumah penduduk di daerah Parak Buruk Kecamatan Koto Tangah, digenangai air.

"Warga daerah Parak Buruk Kecamatan Koto Tangah Kota Padang sudah dievakuasi Tim SAR, serta dibantu beberap oarang masyarakat lainya ke tempat yang lebih aman", katanya.

Dia menambahkan, ketinggian air di daerah tersebut mencapai sekitar 1 meter lebih, beberap rumah warga yang ada disana sudah digenangai banjir.

"Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa akibat banjir yang ada di daerah tersebut", ucapnya.

Sementara itu sejumlah ruas jalan yang ada di kota Padang tergenang air, seperti di jalan Ampang, banyak kendaraan warga yang mendorong mobil atau motor karena mati mendadak akibat genangan air.

Andi,warga Ampang, di Padang, mengatakan, sejak hujan pukul 18.00 WIB tidak reda hingga pukul 01.10 WIB, sehingga air tak tertampung drainase jalan dan air persawahan melimpah ke jalan.

Tempat terpisah, Kepala Sarkolak Penanggulangan bencana (Satkorlak PB) Sumbar, Ade Edwar, mengatakan ada beberapa titik rawan banjir yang harus diwaspadai warga Kota Padang.

"Seperti Simpang Kamlumpang, By-Pass Air Pacah depan terminal Regional Bingkuang (TRB), Perumahan Dadok Rawang Padang Kelurahan Dadok tunggul hitam Kecamatan Koto Tangah, maransi Kelurahan Air Pacah, Ruamh Potong Lubuk Buaya dan daerah Ampang Kecamatan Kuranji, Kota Padang", katanya.

Dia menambahkan, banjir tersebut menyebabkan ketinggian airnya mencapai hingga lutut orang dewasa atau sekitar 50 cm.

"Kami sudah menyiagakan personil untuk mengantisipasi banjir besar yang melanda warga Kota Padang, seperti Tim SAR dengan peralatan lengkap", ucapnya.

Dia menhimbau, bagi warga Kota Padang yang ingin berpergian keluar kota, jangan dilakukan pada malam hari sangat membahayakan keselamatan diri.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009