Indragiri Hilir (ANTARA) - Selama dua pekan terakhir tidak terjadi penambahan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sehingga Bupati Muhammad Wardan mengapresiasi Tim Satgas dan masyarakatnya yang tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Alhamdulillah sudah dua pekan tak ada kasus terkonfirmasi COVID-19 di Inhil ini. Semoga kondisi saat ini dapat terus berlangsung sampai COVID-19 benar-benar dinyatakan hilang dari bumi persada ini," kata Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Tembilahan, Kamis.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama Tim Satgas dan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan COVID-19 di Indragiri Hilir sehingga laju penyebaran virus mematikan itu dapat dikendalikan.

"Semua ini tentu berkat kerjasama Tim Satgas Penanganan COVID-19 dengan masyarakat. Kerja keras Tim Satgas dibarengi dengan tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan," ucapnya.

Baca juga: 35 tahanan di Riau tes usap akibat muncul kasus baru COVID-19

Baca juga: Pasien positif COVID-19 Riau bertambah 27, termasuk tiga nakes


Berdasarkan data harian Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Indragiri Hilir, tercatat total terkonfirmasi kasus COVID-19 di Inhil sejak merebaknya pandemi itu pada Maret 2020 sebanyak 55 orang. Dari jumlah itu, sebanyak dua orang meninggal dunia dan 53 pasien sembuh dan sudah pulang ke rumah.

Sedangkan total orang dalam pemantauan (ODP) atau kini dikenal dengan sebutan suspek kasus COVID-19 di kabupaten itu sebanyak 14.274 orang. Dari jumlah itu, pasien selesai isolasi sebanyak 14.065 orang, dan yang masih menjalani isolasi 202 orang.

"Isolasi RS hanya tinggal tinggal satu orang lagi dan sisanya menjalani isolasi mandiri. Untuk jumlah pasien suspek yang meninggal dunia sebanyak tujuh orang," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Inhil Trio Beni Putra yang dikonfirmasi secara terpisah.*

Baca juga: Positif COVID-19, tahanan batal masuk lapas di Riau

Baca juga: Pasien positif COVID-19 yang sembuh di Inhil bertambah

Pewarta: Adriah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2020