Gandeng BIN, Ditjen Imigrasi gelar tes usap terhadap 675 pegawai

Gandeng BIN, Ditjen Imigrasi gelar tes usap terhadap 675 pegawai

Seorang pegawai Ditjen Imigrasi menjalani tes usap yang digelar oleh Ditjen Imigrasi bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (24-8-2020). ANTARA/Fathur Rochman

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) mengadakan pemeriksaan medis deteksi COVID-19 dengan metode tes usap (swab test) terhadap 675 pegawai.

"Ditjen Imigrasi mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kepala BIN yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Brigjen TNI Sony Arifianto yang telah Sudi membantu kami melaksanakan test swab kepada para pegawai dan juga pejabat pimpinan tinggi pratama," ujar Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala di Gedung Kemenkumham Jakarta, Senin.

Pemeriksaan tes usap tersebut digelar selama 2 hari, 24—25 Agustus 2020, di lobi utama Gedung Kemenkumhan (eks Sentra Mulia) yang menjadi tempat pegawai Ditjen Imigrasi berkantor.

Baca juga: Kontak pasien positif, 54 pegawai-staf puskesmas di Kalbar dites usap

Kegiatan tes usap terhadap 575 pegawai Ditjen Imigrasi tersebut dilakukan setelah ditemukan adanya lima orang pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sebelumnya, Gedung Kemenkumhan eks Sentra Mulia yang menjadi tempat pegawai Ditjen Imigrasi berkantor telah di-lockdown selama 10 hari, 12—21 Agustus 2020 untuk disterilisasi.

Dalam kesempatan itu, Cucu mengingatkan kepada para pegawai yang mengikuti tes usap untuk tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun hasil tes nantinya dinyatakan negatif COVID-19.

"Justru, ketika sudah tahu negatif, kita harus waspada. Jadi, jangan disalahartikan oleh teman-teman yang akan di-swab," kata Cucu.

Dengan adanya kesadaran para pegawai untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dia berharap bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19, khususnya di lingkungan Ditjen Imigrasi.

Baca juga: Banyumas tes usap ulang di kantor pelayanan antisipasi COVID-19

"Karena keberhasilan program ini adalah bagaimana kita patuh, termasuk di lingkungan Ditjen Imigrasi sendiri. Kalau tidak patuh, tentu ada potensi akan terpapar. Akan tetapi, kalau kita patuh, insyaallah, kita akan selamat," ucap Cucu.

Sementara itu, Katim Wilayah Subgugus Tugas COVID-19 BIN Sony Arifianto mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan medis deteksi COVID-19 melalui tes usap ini merupakan bimbingan dan arahan dari Kepala BIN Budi Gunawan dalam rangka percepatan pencegahan penyebaran COVID-19.

Adapun pada pemeriksaan hari ini, dilakukan tes usap terhadap 337 pegawai, sisanya akan mengikuti tes pada esok hari.

Hasil dari tes usap tersebut, kata dia, akan diketahui dalam waktu 1 hari.

"Insyaallah, besok sudah kita ketahui hasilnya, nanti kita akan serahkan ke satgas COVID pusat dan akan ditindaklanjuti oleh dinas Kesehatan setempat," ucapnya.

Pada kegiatan pemeriksaan medis deteksi COVID-19 di Kantor Ditjen Imigrasi, BIN menerjunkan dua unit mobile laboratorium dan satu unit mobil ambulans, serta sejumlah petugas medis.

Baca juga: Hasil tes usap negatif, kantor BMKG beroperasi kembali 24 Agustus

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar