Washington (ANTARA News/AFP) - Pengurangan peranan dolar sebagai mata uang cadangan global mungkin baik bagi ekonomi AS, berpotensi meningkatkan daya saing Amerika dan pekerjaan, kata ekonom Joseph Stiglitz, Kamis.

Stiglitz, seorang pemenang Nobel yang mengajar di Columbia University, mengatakan menjauh dari dolar sebagai mata uang cadangan global tidak bisa dihindari, namun dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada merugikan.

Berbicara di sebuah forum di Dewan Hubungan Luar Negeri, Stiglitz mencatat bahwa China dan negara-negara lain telah menyatakan kekhawatiran tentang ketergantungan dari ekonomi global terhadap mata uang AS.

"Kami akan bergerak keluar dari sistem dolar... pertanyaan sesungguhnya adalah seberapa cepat, dan kita melakukannya dalam cara yang tertib atau tidak tertib," kata Stiglitz, mantan kepala ekonom Bank Dunia dan kemudian menjadi penasihat untuk presiden Bill Clinton.

Stiglitz mengatakan Amerika melihat keuntungan dari sistem cadangan dolar karena bisa meminjam pada suku bunga rendah, tetapi bahwa ada "sebuah sisi" baik.

"Jika orang membeli dolar AS apa yang kita lakukan adalah mengekspor dolar bukan barang-barang ekspor," katanya.

"Ketika anda ekspor (Treasury) T-bills (surat utang jangka pendek), Anda tidak menciptakan lapangan kerja, dan karenanya defisit perdagangan memberikan kontribusi kepada ekonomi lemah dan masalah kita dengan pekerjaan."

Stiglitz mengatakan dolar kemungkinan besar akan diganti dengan cara tertentu dan menambahkan bahwa "jika kita melakukannya dengan cara yang benar, itu akan meningkatkan permintaan global dan agregat menjadi bermanfaat bagi Amerika Serikat."(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010