Penghijauan Bendungan Logung didukung kurangi pemanasan global

Penghijauan Bendungan Logung didukung kurangi pemanasan global

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi (kiri) bersama Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji (kanan) menanam bibit tanaman pohon di kawasan wisata Bendungan Logung Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jateng, Rabu (9/9/2020). (FOTO ANTARA/HO-BLDF)

Kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih nyaman bagi semua orang, termasuk generasi yang akan datang
Kudus, Jateng (ANTARA) - Kapolda Jawa Tengah  Irjen Pol Ahmad Luthfi mendukung gerakan penghijauan lingkungan di kawasan wisata Bendungan Logung maupun tempat wisata lain di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jateng, sebagai salah satu upaya mengurangi dampak pemanasan global.

"Kami sangat mendukung upaya penghijauan yang dilakukan melalui kemitraan antara Polda Jateng, khususnya Polres Kudus, bersama Djarum Foundation yang sangat peduli terhadap lingkungan melalui berbagai programnya," katanya disela-sela penanaman bibit pohon di area Waduk Logung Kudus, Rabu.

Gerakan penghijauan yang dilakukan Kepolisian Resor Kudus dan Kepolisian Daerah Jateng bekerja sama dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation itu tercatat menanam sebanyak 310 bibit tanaman, meliputi tanaman mangga, jambu air, petai, alpukat, durian, gayam, keben, mentega, dan tebueia rosea atau terompet merah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Pelaksana tugas Bupati Kudus M. Hartopo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, serta Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji.

Ahmad Luthfi mengatakan kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih nyaman bagi semua orang, termasuk generasi yang akan datang.

Penanaman dilakukan secara bertahap dan dilakukan di dua lokasi yaitu di area Waduk Logung dan di Desa Kandang Mas dengan tetap memerhatikan dan mematuhi protokol kesehatan.

Upaya penghijauan yang dilakukan di Kecamatan Dawe ini tidak terlepas dari banyaknya tempat wisata, khususnya wisata alam yang berada di wilayah tersebut, di antaranya, Waterpark Mulia Wisata, Air Terjun Montel, Air Terjun Watu Gompeng, Wisata Alam Ternadi, dan lain sebagainya.

"Melalui penghijauan tersebut, diharapkan bisa meningkatkan keasrian lingkungan dan menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung," kata Kapolres Kudus Aditya Surya Dharma.

Kawasan wisata yang nyaman dan asri, lanjut dia, dapat membuat wisatawan bahagia, sehingga mereka tidak segan untuk kembali berkunjung.

Selain itu, dia berharap kegiatan yang sudah dijalankan bersama Polda Jateng dan Djarum Foundation mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan menjaga lingkungan.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji menyampaikan apresiasinya terhadap jajaran Polda Jateng dan Polres yang peduli terhadap keasrian lingkungan, utamanya di Kecamatan Dawe.

Ia menegaskan Djarum Foundation berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Penanaman bersama Polda Jateng ini, diharapkan memberi dampak positif yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya di Kecamatan Dawe, Kudus.

"Ini merupakan bentuk komitmen Bakti Lingkungan Djarum Foundation untuk terus melakukan pelestarian lingkungan dan mengurangi dampak pemanasan global. Kami berkomitmen untuk senantiasa menjalin kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat terkait, kami pun menyambut baik kesamaan visi dan misi dari Polda Jateng dan Polres Kudus untuk sama-sama menjaga bumi demi terus terjaganya lingkungan hidup demi masa depan," katanya.

Inisiatif ini juga merupakan kelanjutan dari kemitraan Bakti Lingkungan Djarum Foundation dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menghijaukan bumi, yang meliputi penanaman maupun pelatihan perawatan penghijauan. 

Baca juga: Mayoritas warga terdampak Bendungan Logung Kudus mulai mencairkan uang

Baca juga: Wisata Bendungan Logung telan Rp 21 miliar

Baca juga: Pandemi tak surutkan gaung advokasi menanam pohon

Baca juga: Bendungan Logung disebut BPBD kurangi dampak banjir di Kudus


 

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar