Menperin resmikan Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia

Menperin resmikan Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Diklat 3-in-1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara daring, Kamis. (ANTARA/Tangkapan layar Youtube Kemenperin)

Acara ini diselenggarakan untuk mempermudah akses masyarakat Indonesia utamanya pelaku industri menemukan pelaku IKM pembuat peralatan/permesinan lokal, sekaligus untuk memperluas dan menggairahkan pemasaran dan jaringan IKM peralatan dan permesinan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan “Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia" (BMBIfest) sebagai upaya mensosialisasikan produk lokal serta membuka akses masyarakat untuk lebih mudah belanja produk lokal, utamanya produk Industri Kecil dan Menengah (IKM).

“Acara ini diselenggarakan untuk mempermudah akses masyarakat Indonesia utamanya pelaku industri menemukan pelaku IKM pembuat peralatan/permesinan lokal, sekaligus untuk memperluas dan menggairahkan pemasaran dan jaringan IKM peralatan dan permesinan Indonesia,” jelas Menperin saat pembukaan Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia di Jakarta, Selasa.

Acara tersebut merupakan kegiatan pameran virtual pertama yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian, sebagai tindak lanjut dari Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia (Gernas BBI) sekaligus upaya untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap IKM dan mengutamakan belanja produk IKM.

Menperin menjelaskan, festival virtual yang digelar di Blibli.com tersebut menampung IKM permesinan dengan tujuh kategori produk yaitu mesin pengolahan makanan dan minuman; mesin industri lainnya; mesin atau alat kesehatan; elektronik atau kelistrikan; alat atau mesin teknologi tinggi; alat atau mesin pertanian dan perikanan; dan alat transportasi.

“Setelah #BanggaBuatanIndonesia dan #SemuanyaAdaDisini dikenal masyarakat, kini melalui hub pemasaran online produk IKM permesinan, dengan nama “Galeri Mesin Lokal” yang bekerja sama dengan Blibli, diharapkan dapat menjadi peluang baru bagi IKM mesin dan peralatan untuk memperluas pemasaran” kata Agus.

Menurut Agus, era normal baru telah mengubah perilaku belanja masyarakat, di mana dampak pandemi mempercepat transformasi digital baik untuk pelaku bisnis maupun masyarakat. Menurut data Bank Indonesia, terjadi lonjakan transaksi perdagangan online sebesar 18,1 persen pada Maret 2020.

Kemudian data BPS 2019 menyebutkan bahwa usaha yang menggunakan e-commerce hanya sebesar 15,08 persen, sedangkan 84,92 persen sisanya masih menjalankan usaha secara konvensional.

“Dengan hadirnya Festival Bangga Mesin Buatan Indonesia diharapkan IKM peralatan / permesinan Indonesia memasuki tren bisnis digital yang berdampak pada perluasan pemasaran dan jaringan IKM melalui teknologi digital,” tambahnya.

Lebih lanjut CEO Blibli, Kusumo Martanto, menyampaikan, Blibli menyambut baik peluncuran virtual hub Galeri Mesin Lokal yang diusung oleh Kementerian Perindustrian.

“Kami merasa senang mendapatkan kepercayaan untuk berkolaborasi dalam menyukseskan inisiatif ini. Blibli melihat begitu besarnya peran dari pelaku IKM permesinan dalam mendukung proses produksi para pelaku industri lainnya termasuk pelaku UMKM Indonesia di situasi pandemi saat ini,” kata Kusumo.

Kusumo menambahkan, Blibli berkomitmen untuk terus mendukung akselerasi pengadopsian teknologi digital bagi para pelaku IKM dan UMKM, salah satunya adalah dengan bergabung bersama platform e-commerce seperti Blibli.

“Transformasi bersama menuju Industri 4.0 merupakan kunci bagi seluruh pelaku industri khususnya pelaku IKM dan UMKM agar dapat naik kelas. Blibli ingin terus hadir mendorong pelaku IKM dan UMKM agar dapat terus memperkuat dan mengembangkan usahanya,” ujar Kusumo.

Festival Virtual Bangga Mesin Buatan Indonesia (BMBIfest) diselenggarakan selama tiga hari pada 15-17 September 2020 melalui situs www.bmbifest.id dan diikuti oleh 47 IKM peralatan permesinan, BRI, Blibli, serta booth Ditjen IKMA.

Mengiringi BMBIfest, akan dilaksanakan webinar dengan enam topik menarik yang membahas teknologi agrobisnis dan agroindustri untuk menjaga ketahanan pangan nasional, serta produk inovasi IKM di masa pandemi COVID-19.


Baca juga: Dongkrak daya beli, Menperin usulkan pajak mobil baru 0 persen

Baca juga: Kemenperin: Kawasan industri perlu bangun infrastruktur digital

Baca juga: Menperin: Revolusi Industri 4.0 tuntut SDM industri cepat beradaptasi

 

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menperin lepas ekspor 33 garbarata ke Thailand

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar