Gedung Putih: Lima negara pertimbangkan kesepakatan dengan Israel

Gedung Putih: Lima negara pertimbangkan kesepakatan dengan Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump, Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullan bin Zayed muncul di balkon Gedung Putih setelah upacara penandatanganan dokumen Abraham Accords, menormalisasi hubungan antara Israel dan sejumlah negara tetangga Timur Tengah, dalam penyelarasan strategis negara-negara Timur Tengah untuk melawan Iran, di Halaman Selatan Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Selasa (15/9/2020). REUTERS/Tom Brenner/AWW/djo (REUTERS/TOM BRENNER)

Mosinee, Wiscosin (ANTARA) - Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows pada Kamis mengungkapkan bahwa lima negara lainnya serius mempertimbangkan kesepakatan normalisasi dengan Israel setelah Uni Emirat Arab (UAE) dan Bahrain meresmikannya pekan ini.

Meadows, yang berbicara kepada wartawan di Air Force One saat bepergian dengan Presiden Trump menuju Wisconsin untuk kampanye, tidak akan membocorkan lima negara tersebut.

Namun menurutnya, mereka berada di kawasan terkait.

Trump berbicara secara optimistis mengenai negara lain yang sepakat menormalisasi hubungan dengan Israel mengikuti jejak UAE dan Bahrain.

Salah satu yang memungkinkan adalah Oman, yang duta besarnya menghadiri upacara di Gedung Putih pada Selasa. Trump pada Selasa memperkirakan bahwa Arab Saudi pada akhirnya akan menyetujui sebuah kesepakatan.

Sumber: Reuters
Baca juga: Oman sambut keputusan normalisasi Bahrain-Israel
Baca juga: Hongaria jadi negara EU satu-satunya dalam peresmian UAE - Israel
Baca juga: Hizbullah Lebanon kecam langkah normalisasi Bahrain dengan Israel

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar