Mandiri AXA dorong perlindungan petani dengan asuransi indeks cuaca

Mandiri AXA dorong perlindungan petani dengan asuransi indeks cuaca

Ilustrasi - Petani di sawah. ANTARA/Pradipta Kurniawan Syah

Asuransi Parametrik merupakan solusi inovatif yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Mandiri AXA General Insurance berkolaborasi bersama AXA Climate dan Yayasan Agri Sustineri Indonesia untuk mendorong perlindungan petani dengan Asuransi Parametrik atau indeks cuaca dalam rangka melindungi petani dari dampak iklim.

"Asuransi Parametrik merupakan solusi inovatif yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang berkaitan erat dengan aktivitas pertanian dan risiko finansial akibat perubahan cuaca serta iklim," kata CEO Mandiri AXA General Insurance Enny dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, ketika indeks cuaca yang tercatat mencapai batas yang disepakati, maka pihaknya akan memberikan ganti rugi secara langsung kepada petani tanpa menunggu adanya inspeksi terhadap kondisi fisik tanaman.

Ia berpendapat bahwa asuransi ini memiliki manfaat lebih karena bersifat lebih objektif dan dapat memberikan ganti rugi secara cepat bagi kalangan petani yang terdampak.

Hal tersebut, lanjutnya, juga sebagai langkah konkrit AXA untuk melindungi petani di Indonesia terhadap risiko gagal panen yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Indikator yang digunakan Asuransi Parametrik adalah tingkat presipitasi (curah hujan) sebagai indeks dari tingkat pertumbuhan tanaman yang berakibat risiko penurunan hasil produksi ataupun peningkatan biaya produksi.

Program ini dinilai pula melindungi petani terhadap tekanan finansial karena dampak anomali curah hujan.

Asuransi Parametrik merupakan komponen penting dalam Program Dana Pertanian Aman dan Berkelanjutan (Dana Pandan), hasil kolaborasi antara Mandiri AXA General Insurance (MAGI) dan AXA Climate, serta bekerja sama dengan Yayasan Agri Sustineri Indonesia (YASI).

Program Dana Pandan merupakan sebuah solusi pengelolaan risiko komprehensif yang bertujuan untuk membantu petani dalam menghadapi tantangan utama dalam kegiatan usaha budi daya.

Sementara itu, Presiden Komisaris CEO Mandiri AXA General Insurance Julien Steimer menyatakan bahwa Indonesia adalah negara pertanian dan salah satu negara yang menjadi fokus dari AXA Group.

"Menyusul keberhasilan penerapan Asuransi Parametrik di berbagai negara seperti Peru, Brazil, Taiwan, Filipina, Myanmar hingga Meksiko, kami optimis bahwa ini adalah solusi yang tepat bagi pertanian dan perkebunan di Indonesia," jelas Julien Steimer.

Implementasi program ini telah dimulai di beberapa kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Timur sejak awal musim tanam tahun ini untuk pelaku usaha pertanian padi.

Diharapkan program ini akan berkembang dan membuka akses bagi puluhan ribu bahkan ratusan ribu petani dalam beberapa tahun mendatang di seluruh Jawa dan luar Jawa melalui produk-produk asuransi tanaman pangan maupun hortikultura baru, jenis produk Asuransi Parametrik baru serta jenis saluran distribusi lainnya.

Baca juga: Antisipasi gagal panen, petani diminta manfaatkan asuransi pertanian
Baca juga: Petani miskin yang puso akibat banjir di Jateng bakal dapat asuransi
Baca juga: Petani Lamongan terima klaim asuransi gagal panen Rp3,6 miliar

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar