Jakarta (ANTARA News) - Buku berjudul Vodka, Cinta dan Bunga menyampaikan pesan keunikan Rusia yang dapat mencengangkan pembacanya seperti dikisahkan oleh penulisnya Aji Surya yang mengaku mengidap `virus wow` saat mengemban tugas sebagai seorang diplomat yang baru satu tahun di negeri beruang merah tersebut, demikian dilaporkan ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menuruit Aji Surya, dia melukiskan keindahan alam serta uniknya budaya Rusia dengan ungkapan "virus wow" sebagai rasa kagumnya kepada negara tersebut saat mengamati setiap sisi wilayah dan kehidupan masyarakatnya yang kemudian dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul Vodka, Cinta dan Bunga.

Aji Surya yang lulusan Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur, itu menyampaikan rasa kekagumannya terhadap Rusia pada acara bedah buku Vodka, Cinta dan Bunga, di Perum LKBN ANTARA pada Rabu, 10 Februari 2010.

Acara bedah buku tersebut juga menghadirkan dua pembahas yaitu Christina Victoria Marta M.A asal Romania yang kini menjadi ketua Program S3 pada Universitas Padjadjaran dan Jefry Alkatiri, pengajar dan peneliti di Departemen Sejarah, Program Studi Rusia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

Menurut Aji, yang lulusan Pesantren Gontor, Jawa Timur, tersebut sebenaranya banyak keindahan-keindahan serta keunikan-keunikan budaya yang mirip dengan yang ada di Indonesia antara lain seperti kegiatan kaum Muslim di negara tersebut.

Dia menjelaskan banyak penulis dari negara lain yang sudah menulis tentang Rusia namun mereka tidak dapat masuk ke komunitas Islam sehingga Vodka, Cinta dan Bunga menjadi unik karena buku tersebut mampu mendapat informasi tentang kegiatan keagamaan umat Muslim di negara tersebut.

Untuk itu, buku tersebut juga dapat mengajak para pembacanya terutama masyarakat Indonesia untuk mengetahui Rusia yang kini telah berubah dari kesan kaku dan tertutup karena negara tersebut kini telah lebih terbuka dengan segala keunikan dan keindahannya, kata Aji yang juga pernah menjadi wartawan Tempo.

Aji mengatakan buku tersebut juga diharapkan dapat menjembatani dalam proses persahabatan yang lebih erat antara masyarakat Indonesia dan Rusia dengan segala kemiripannya karena kedua bangsa tersebut mencintai persahabatan dan kedamaian seperti yang dilambangkan dalam buku tersebut oleh kata Vodka, Cinta dan Bunga.

Selain Aji, buku tersebut juga ditulis oleh Khoirul Rosyadi yang juga pengasuh sekolah Sosiologi di Universitas Negri Trunojoyo, Madura. Khoirul juga pernah menjadi seorang wartawan di Yogyakarta dan guru di Surabaya.
(B005/R009)

Oleh
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010