Solo (ANTARA News) - Tuan rumah Persis Solo dipermalukan tamunya PSIS Semarang dengan skor 0-3 pada lanjutan kompetisi Liga Indonesia Divisi Utama PSSI di Stadion Manahan Solo, Minggu.

Semua gol PSIS dicetak pada babak kedua dari kaki pemain tengah G. Chena pada menit ke-50, dan Imral Usman yang menciptakan dua gol di menit ke-59 dan ke-68.

Di hadapan puluhan ribu pendukungnya, tuan rumah yang diasuh pelatih Isman Jasulmei tersebut sebetulnya bermain penuh semangat dan disiplin menjaga PSIS.

Setiap serangan Lopez dan kawan-kawan, para pemain belakang tim tuan rumah berhasil menghalaunya.

Sampai babak pertama berakhir, pertandingan yang dipimpim wasit Ahmad Suparman asal Bandung itu, kedudukan tetap 0-0.

Pada babak kedua pertandingan berlangsung menarik karena kedua kesebelasan saling menyerang. PSIS mengubah pola mainnya dengan memasukan pemain pengganti guna menambah serangan ke pertahanan tuan rumah.

Pelatih Hanafing memasukan Iswan Bodi untuk menggantikan Eko, Sunarso masuk menggantikan Miro Balbo Bento dan Tomy gantikan Yaris Riyadi.

Pergantian ini membuahkan hasil setelah G. Chena menciptakan gol dari kakinya di menit ke-50, setelah didahului oleh tembakan sudut dari Imral Usman dari sebelah kiri gawang Persis.

Bola tembakan sudut dar kaki Imral Usman yang mengarah ke depan gawang kiper Persis langsung disambut tembakan voli kaki Chena dan masuk ke gawang Persis. 1-0 untuk PSIS.

Tuan rumah tersengat, mereka terus menekan pertahan lawan, tapi selalu digagalkan pemain belakan PSIS, sementara PSIS justru berhasil menusuk dengan serangan balik.

Serangan balik PSIS menghasilkan gol setelah pada menit 59 Imral Usman setelah mendapat sodoran bola dari rekannya untuk kemudian disontekkan ke gawang Persis. Kedudukan berubah 2-0 untuk PSIS.

Pada menit ke-68 kembali pemian nomor punggung delapan, Imral Usman menciptakan gol, setelah mendapat umpan dari kaki Lopez dan Usman sekali kontrol langsung melakukan tembakan keras ke arah mulut gawang Persis.

Tembakan keras dari kaki Usman itu, tidak dapat ditepis kiper Persis Johan Setiawan dan kedudukan pun perubah menjadi 3-0 untuk PSIS, dan kedudukan ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Wasit Ahmad Suparman mengeluarkan empat kartu kuning untuk pemain kedua kesebelasan, termasuk Miro Balbo Binto (PSIS).

Pelatih PSIS Hanafing mengatangkan, timnya pada babak pertama masih kesulitan menekan pertahanan tuan rumah sehingga serangan yang dibangun anak-anak Kota Semarang selalu dapat dihalau.

Namun, memasuki babak kedua PSIS mengubah taktik. Umral Usman yang sebelumnya agak ke belakang ikut membantu pertahanan, tapi babak kedua menjadi gelandang serang dan hasilnya meraih poin penuh.

Sebaliknya, Pelatih Persis Solo Isman JasulmeiIsman Jasulmei, berkata, "Tim kami masih di bawah tim PSIS. Kami masih perlu banyak pembenahan tim. Tapi, tim ini sedikit ada peningkatan." (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010