MotoGP

Kemenangan di Catalunya terasa lebih baik dari Jerez, kata Quartararo

Kemenangan di Catalunya terasa lebih baik dari Jerez, kata Quartararo

Pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo melakukan selebrasi setelah menjuarai Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. (27/9/2020) Reuters/Albert Gea

Ini momen terbaik di hidupku, lebih baik ketimbang dua (kemenangan di) Jerez
Jakarta (ANTARA) - Fabio Quartararo mengungkapkan kemenangan ketiganya musim ini di Grand Prix Catalunya, Spanyol, Minggu, terasa lebih spesial ketimbang dua kemenangan yang ia raih di seri pembuka di Jerez.

Quartararo mengawali seri kedelapan MotoGP 2020 itu dari P2 dan menyintas balapan sepanjang 24 putaran itu untuk merebut kembali pimpinan klasemen dari Andrea Dovizioso yang terjatuh di lap pertama.

Setelah dominan di dua seri di Jerez, pebalap tim Petronas Yamaha itu terganjal penampilan tak konsisten dan puasa podium di lima balapan setelah itu.

Hasil terbaik keduanya musim ini yaitu finis P4 di GP Emilia Romagna, Sirkuit Misano, akhir pekan lalu.

Baca juga: Quartararo juara GP Catalunya untuk kembali ke puncak klasemen
Baca juga: Marquez berharap lebih banyak dari Quartararo musim ini

"Ini momen terbaik di hidupku, lebih baik ketimbang dua (kemenangan di) Jerez," kata Quartararo seperti dilansir laman resmi MotoGP.

"Ketika tiba dengan kemenangan kalian tentunya berharap tampil bagus, namun di lima balapan beruntun aku tidak tampil terlalu bagus, lalu datang kemenangan ini,... luar biasa.

Pebalap Prancis itu mendapati ancaman dari pebalap Suzuki Joan Mir yang semakin mendekat di pengujung lomba sebelum akhirnya finis dengan jarak 0,9 detik.

Mir tampil konsisten di empat balapan sebelumnya dan finis runner-up di Catalunya membawanya ke peringkat dua klasemen dengan total raihan 100 poin, terpaut delapan poin dari Quartararo.

"Ketika aku melihat Mir mendekat, aku tidak bisa melakukan apa apa karena ban belakangku sudah hancur, aku menekan maksimal dan bukannya menyimpannya untuk bagian akhir. Satu lap lagi dan aku akan finis kedua tentunya," kata sang pebalap Prancis.

Dua pekan lagi, Quartararo membawa status pemuncak klasemen menuju balapan di kampung halamannya, Grand Prix Prancis, di mana 5.000 penonton akan diizinkan menyaksikan langsung balapan di Le Mans.

"Aku rasa menjadi pemuncak klasemen itu spesial di setiap kondisi tapi aku bisa bilang terasa menyenangkan bisa menang hari ini dan mengambil alih pucuk klasemen kejuaraan dan tiba di Prancis dengan kondisi yang sempurna ini," pungkas Quartararo.

Baca juga: Setelah dipinang Petronas Yamaha, apa ambisi Rossi untuk MotoGP 2022?
Baca juga: Disalip anak didiknya, Rossi berkelakar menyesal dirikan Akademi VR46

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkominfo prioritaskan infrastruktur TIK di KEK Mandalika

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar