Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa

Sejumlah pengunjung melintas di depan Dome of Rock (Kubah Batu), kompleks Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, Minggu (31/5/2020). Kompleks Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk umum setelah ditutup selama kurang lebih dua setengah bulan karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/pras.

Yerusalem (ANTARA) - Puluhan pemukim Yahudi, yang dikawal oleh polisi Israel, memaksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, menurut badan Palestina.

Melalui pernyataan, Wakaf Islam Yerusalem mengatakan 45 pemukim Israel memasuki lokasi tersebut melalui Gerbang al-Mugharbah.

Otoritas keagamaan Palestina berulang kali mendesak pemerintah Israel agar menghentikan kunjungan para pemukim Yahudi sebab kehadiran mereka bakal memicu bentrokan dengan jamaah Muslim.

Masjid Al-Aqsa merupakan tempat paling suci ketiga di dunia bagi umat Islam. Yahudi menyebut daerah tersebut sebagai "Kuil Gunung", dan mengakuinya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel pada 1967.

Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada 1980, langkah yang tidak pernah diterima oleh masyarakat internasional.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Palestina peringatkan kesepakatan Israel-UAE bahayakan Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Pendatang ilegal Yahudi serbu kompleks Masjid Al-Aqsha

Baca juga: Tentara Israel gerebek Masjid Al Aqsa usai bentrokan


 

Aneksasi Israel dan COVID-19 perparah kondisi rakyat Palestina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar