Bawa mobil "tahu bulat", relawan TurunTangan bagikan makanan gratis

Bawa mobil "tahu bulat", relawan TurunTangan bagikan makanan gratis

Relawan TurunTangan menaiki mobil "tahu bulat" berkeliling membagikan gorengan dan makanan gratis kepada warga untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta, Selasa (6/10/2020) (ANTARA/HO-TurunTangan)

Jakarta (ANTARA) - Relawan TurunTangan bersama KitaBisa melakukan aksis sosial membagikan makanan gratis untuk masyarakat marginal di Ibu Kota Jakarta dengan cara berkeliling menggunakan mobil "tahu bulat" pada Selasa.

Mobil "tahu bulat" yang dikemudikan oleh pedagang dibantu relawan TurunTangan berkeliling Kota Jakarta Selatan membagikan makanan gratis serta gorengan tahu bulat kepada masyarakat pekerja informal yang kesulitan ekonomi.

Selain membagikan makanan dan tahu bulat gratis, relawan TurunTangan dan pedagang tahu bulat juga mengkampanyekan protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Tahu bulat gurihnya bikin baper, tetap jaga jarak, jangan lupa pakai masker," bunyi tulisan dari soanduk yang terdapat pada mobil pickup tahu bulat.

Program Strategic TurunTangan Azmi Kautsar Alim menjelaskan aksi bersama KitaBisa ini berinisiatif membagikan 700 paket makanan selama satu pekan, dari 30 September sampai 6 Oktober 2020.

"Harapannya, program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh pademi ini," ujar Azmi.

Baca juga: Komunitas TurunTangan sediakan layanan konseling gratis ODP COVID-19
Relawan TurunTangan menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin di wilayah Jakarta melalui gerakan #BayarinKontrakan, Rabu (29/7/2020) (ANTARA/HO-TurunTangan)
Ia mengatakan dari aksi yang dilakukan, banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan kita serta uluran tangan.

TurunTangan bersama Kitabisa mengadakan program #BisaMakan membagikan makanan gratis dengan cara-cara yang unik.

Selain menggunakan mobil tahu bulat, relawan TurunTangan juga berkeliling menggunakan sepeda motor mendatangi tempat-tempat warga yang kurang mampu.

Kelompok yang disasar adalah para pekerja informal, seperti para pedagang asongan, petugas kebersihan, buruh dan pemulung.

"Semoga kegiatan #BisaMakan ini bisa memantik kebaikan-kebaikan lainnya," ujar Azmi.

Praditya Ananda Riyanto, salah satu relawan TurunTangan yang setiap hari membagikan makan dalam program #BisaMakan melihat kondisi pandemi membuat masyarakat kesusahan mencari nafkah, khususnya pekerja informal.

Baca juga: TurunTangan dan PPA salurkan bantuan untuk paramedis dan petugas TPU
Komunitas TurunTangan menyerahkan paket buka puasa untuk petugas makam TPU Tegal Alur, Jakarta Timur, Ahad (26/4/2020) (ANTARA/HO-Komunitas TurunTangan)
Menurut dia, para pekerja informasi tersebut terpaksa keluar rumah setiap harinya dalam memenuhi kebutuhan sehari hari.

"Bahkan sekarang masyarakat sudah tidak memikirkan lagi untuk melawan pandemi ini, melainkan melawan kelaparan," katanya.

Program #BisaMakan ini adalah program yang diinisiasi KitaBisa untuk membantu memberi makanan kepada warga kurang mampu yang kesulitan memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

TurunTangan menyalurkan paket makanan gratis ini ke daerah DKI Jakarta. Setiap harinya relawan membagikan paket makanan dari pagi hari sampai malam hari.

"Pandemi ini adalah situasi yang sulit untuk kita semua, tapi saya ingin tetap membantu masyarakat. Karena saya sebisa mungkin ingin membantu masyarakat agar tetap tersenyum," kata Praditya.
Baca juga: TurunTangan dan KitaBisa bayar kontrakan 500 warga Jabodetabek

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Baznas Palembang salurkan ratusan paket sembako untuk lansia saat pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar

  1. achmad17007@mail.unpad.ac.id

    Very well executed Turun Tangan!! Good Job!!