Dumai, 17/3 (ANTARA) - Jajaran Polisi Resort Kota (Polresta) Dumai menempelkan foto anggota teroris yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di beberapa pelabuhan penumpang dan memeriksa intensif penumpang yang bergelagat mencurigakan.

"Penyebaran foto DPO diharapkan akan membantu kepolisian untuk memburu anggota teroris kelompok Aceh yang tersisa," kata Kapolresta Dumai, AKBP Hersadwi Rusdiyono, Rabu.

Selain di pelabuhan, dijelaskan Hersadwi, foto-foto itu juga disebar di beberapa lokasi strategis agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas dan diharapkan dapat menginformasikan segera apabila melihat seseorang yang mirip dengan foto tersebut.

Ia mengatakan, penempelan foto di sejumlah tempat termasuk pelabuhan Dumai yang berhadapan langsung dengan selat Melaka itu, dilakukan karena Pelabuhan Dumai merupakan pintu keluar Riau yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

"Untuk saat ini kami hanya akan melakukan penyebarluasan foto DPO teroris itu dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pendatang dan calon penumpang kapal dari luar provinsi dan negara," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) telah mempublikasikan nama tujuh orang DPO tersebut beserta foto ke sejumlah lokasi di Aceh dan beberapa wilayah perbatasan guna melancarkan perburuan teroris.

Tujuh DPO itu yakni Abu Yusuf alias Mustaqim, Ubaid alias Adi alias Jakfar, Ziad alias Deni Suramto alias Toriq, Tono alias Rahmad alias Bayu Seno, Pandu alias Abu Asma, Abu Rimba alias Munir alias Abu Uteuen, dan Usman alias Gito. (E010/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010