Kemarin, APBD-P DKI hingga polisi buru jambret pesepeda di Bundaran HI

Kemarin, APBD-P DKI hingga polisi buru jambret pesepeda di Bundaran HI

Pesepeda yang terluka karena berusaha mempertahankan telepon genggamnya dari penjambret di kawasan Bundaran HI, Selasa (19/10/2020). (ANTARA/HO/Unggahan Facebook Nugroho Wonoadi)

Jakarta (ANTARA) - Sepanjang hari Rabu (21/10) beragam peristiwa terjadi di Ibu Kota Jakarta, mulai dari pembahasan APBD Perubahan (ABPD-P) yang direncanakan di Puncak, Bogor, hingga polisi memburu jambret pesepeda di kawasan Bundaran HI.

Berikut Redaksi Metropolitan LKBN ANTARA merangkumkan berita kemarin yang masih relevan untuk Anda baca pagi ini. Klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1.Komisi B DPRD DKI bahas APBD Perubahan 2020 di Puncak

Komisi B DPRD DKI Jakarta membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI tahun 2020 di kawasan Puncak, Bogor untuk mencegah penularan COVID-19.

"(Pembahasan Perubahan APBD 2020) Di Grand Cempaka Resort (Puncak, Bogor). (Alasannya) perlu ruang terbuka untuk antisipasi penyebaran COVID-19 saja," ujar pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

2.APBD-P DKI diproyeksikan defisit 31,04 persen akibat COVID-19

APBD Perubahan (APBD-P) DKI 2020 diproyeksikan mengalami defisit sebesar 31,04 persen dari semula Rp87,9 triliun menjadi Rp60,6 triliun.

Berdasarkan dokumen rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) tahun Anggaran 2020, yang dikutip di Jakarta, Rabu malam, perubahan tersebut terjadi akibat perubahan asumsi ekonomi makro dan nilai tukar yang terpengaruh oleh COVID-19.

3.Polda Metro tangkap tiga pemuda keroyok polisi saat unjuk rasa

Polda Metro Jaya meringkus tiga orang pemuda lantaran mengeroyok seorang personel Polri yang berinisial AJS pada ricuh unjuk rasa Kamis (8/10).

"Pelaku pengeroyokan lima orang, dua orang masih dalam pengejaran," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Rabu.

4.Polda Metro Jaya amankan 270 orang pada unjuk rasa 20 Oktober

Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres di wilayah hukumnya mengamankan 270 orang yang diduga sebagai kelompok Anarko Sindikalis yang berniat membuat ricuh pada unjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Kerja pada 20 Oktober 2020.

"Sebelum dan pasca (unjuk rasa) kita amankan 270, ini bentuk preventif yang kita lakukan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Rabu.

5.Polsek Menteng buru lagi spesialis jambret pesepeda di Bundaran HI

Kepolisian Sektor Metro Menteng kembali memburu pelaku spesialis jambret yang menyasar pesepeda di tempat-tempat umum yang kali ini beraksi di sekitar kawasan Bundaran HI.

Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Ghozali Luhulima mengatakan langkah itu diambilnya usai menerima laporan dari seorang pesepeda berinisial TL yang mengalami luka-luka akibat percobaan perampasan telepon genggam miliknya ketika bersepeda di kawasan Bundaran HI.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pamit di akhir jabatan, Kapolda Metro Jaya kunjungi Tangerang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar