Liga 1 Indonesia

PT LIB segera rumuskan format kompetisi yang ideal

PT LIB segera rumuskan format kompetisi yang ideal

Direktur utama baru PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita. (ANTARA/HO/PT Liga Indonesia Baru) ANTARA/HO/PT Liga Indonesia Baru/266708829014101.

Jakarta (ANTARA) - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) segera merumuskan format kompetisi ideal untuk melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia awal tahun depan.

"Kami akan bergerak cepat. Dalam waktu dekat akan mencari solusi yang terbaik bagi kelanjutan kompetisi musim 2020," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita dalam laman Liga Indonesia, Jumat.

PSSI dan PT LIB telah memutuskan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tidak digelar tahun ini karena masih belum mendapat lampu hijau dari kepolisian.

Dalam rapat Exco PSSI dipastikan kompetisi akan kembali digelar awal 2021. PSSI lantas memberikan tanggung jawab sepenuhnya kepada operator liga agar mencari format kompetisi.

"Segala aspek akan kami pertimbangkan agar bisa menentukan kebijakan yang paling tepat dari situasi yang dihadapi sepak bola Indonesia saat ini," kata Akhmad.

Baca juga: Robert Alberts tak mau komentar sampai ada surat resmi PT LIB

Menurut Akhmad dalam perencanaan lanjutan kompetisi 2020 awal tahun depan tersebut, PT LIB akan kembali berkomunikasi dengan pihak yang terlibat dalam jalannya kompetisi.

Tidak hanya klub-klub yang berlaga di Liga 1 dan Liga 2, namun juga akan berkoordinasi dengan kepolisian, pemerintah yang terkait, para sponsor dan juga televisi pemegang hak siar.

"Perlu kami komunikasikan dengan beberapa pihak karena akan berhubungan langsung dengan kelancaran kompetisi, detail dan transparansi pembiayaan secara keseluruhan, sampai dengan efektivitas informasi ke masyarakat pecinta sepak bola nasional," kata dia.

Sebelumnya, PSSI menyerahkan sistem kompetisi ke PT LIB setelah Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 ditanggungkan sampai tahun depan.

"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," kata Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Baca juga: Pelatih Bali United sedih Liga 1 tak jadi digelar tahun ini

Awalnya, Liga 1 dan Liga 2 bakal digulirkan kembali Oktober, namun gagal karena tak mendapat izin dari kepolisian dengan alasan pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali.

PSSI dan PT LIB kemudian berharap penundaan hanya sebulan dan kompetisi bisa digelar November atau Desember.

Akan tetapi kepolisian tetap tak memberikan izin penyelenggaraan kompetisi hingga akhir tahun karena Polri memprioritaskan pengamanan pemilihan kepala daerah serentak pada Desember.

PSSI dan PT LIB kemudian menggelar rapat Exco Rabu. Hasilnya, tak ada kompetisi tahun ini dan baru awal tahun 2021 akan digelar lagi.

Baca juga: Arema FC tunggu arahan PSSI usai Liga 1 ditunda

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Targetkan 16 besar Piala Dunia, PSSI genjot Timnas U-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar