Kemendikbud: Media baru bantu menjaga "bara" kebudayaan

Kemendikbud: Media baru bantu menjaga "bara" kebudayaan

Cangget Bara Festival yang diselenggarakan di Kotabumi, Lampung Utara, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2020. (ANTARA/HO- Dok pri)

Kotabumi (ANTARA) - Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Fitra Arda mengatakan adanya media baru seperti media sosial membantu menjaga "bara" kebudayaan tetap menyala.

"Adanya pandemi COVID-19 ini membuat masyarakat lebih banyak berada di rumah. Adanya media baru ini membantu memperluas keterjangkauan dan menjaga 'bara' api kebudayaan tetap menyala," ujar Fitra dalam telekonferensi yang dipantau dari Kotabumi, Lampung Utara, Lampung, Sabtu.

Dia menambahkan dengan adanya media baru tersebut, membantu seniman untuk tetap berkarya dan menampilkannya melalui media sosial.

"Seperti yang kita lakukan melalui Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang dibuka pada hari ini. Media baru ini menampilkan ruang bagi pegiat budaya untuk berekspresi pada masa sulit ini," jelas dia.

Baca juga: Festival Cangget Bara diselenggarakan secara luring dan daring

Sejumlah daerah, lanjut dia, telah melakukan festival yang disiarkan secara daring maupun luar jaringan (luring). Misalnya saja Cangget Bara Festival yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara di Kotabumi, yang disiarkan secara daring dan luring.

"Media baru mampu meningkatkan keterjangkauan. Apalagi pada masa pandemi ini," cetus dia.

Ke depan, dia berharap pemerintah daerah dapat beradaptasi dengan memanfaatkan media baru tersebut dalam memberi ruang bagi masyarakat untuk berekspresi.

Festival Cangget Bara dan Kotabumi Art Festival diselenggarakan pada 30 Oktober 2020 hingga 1 November 2020 dan dapat diakses secara luring di Lapangan Tenis In Door Sukung Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Sementara untuk akses daring dapat melalui akun Youtube Kebudayaan Lampung Utara.

Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, mengatakan Cangget Bara dan Kotabumi Art Festival 2020 merupakan media untuk mempertemukan berbagai komunitas budaya dan individu untuk berbagi ide, pengalaman dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam memajukan dan melestarikan kesenian dan budaya daerah yang ada serta membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan dan mengoptimalkan daerah Kabupaten Lampung Utara.

Pelaksanaan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Melalui festival itu, pemerintah daerah dapat berdampak pada pertumbuhan kreativitas dan ekonomi masyarakat lokal dan sekaligus peningkatan kunjungan wisatawan. Sejumlah kesenian maupun sejarah di daerah itu turut ditampilkan dalam festival itu.***3***
Baca juga: Kemendikbud - Bali Purnati gelar lokarya seni pertunjukan di Banda
Baca juga: Kemendikbud selenggarakan Bulan Bahasa dan Sastra 2020 secara daring
Baca juga: Kemendikbud : Pandemi ajang mahasiswa menjadi pembelajar


 

Pewarta: Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Evaluasi PJJ, Kemendikbud catat ada penurunan hasil belajar siswa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar