Kairo (ANTARA News/Reuters) - Seorang pejbat senior Mesir, Rabu memerintahkan pembebasan 33 pemrotes yang ditahan karena melakukan unjuk rasa menentang pemerintah.

Dari 93 protes yang dtahan polisi karena melakukan unjuk rasa di tengah kota Kairo, Selasa, 60 orang dibebaskan pada hari yang sama, kata satu sumber keamanan. Pada hari Rabu, Jaksa Agung Abdel Meguid Mahmud memerintahkan pembebasan sisa 33 pemrotes, kata kantor media Mahmud.

Unjuk-unjuk rasa seperti itu jarang terjadi di Mesir, negara Arab yang paling banyak penduduknya dan satu sekutu penting Amerika Serikat di Timur Tengah.

Para pemerotes, yang berkumpul selama dua jam di tengah kota Kairo dekat kompleks parlemen, menyerukan perubahan politik dan diakhirnya kekuasaan 30 tahun Mubarak.

Tetapi di sebuah kota berpenduduk 20 juta jiwa itu, unjuk rasa ratusan orang yang berlangsung cepat adalah satu peringatan betap pentingnya dilakukan tindakan-tindakan ke arah perubahan politik di Mesir.

Ratusan polisi anti huru hara memukul beberapa orang dengan tongkat-tongkat dan menyeret belasan pengunjuk rasa, kata para saksi mata. Mereka juga mengejar para waratwan dan merampas kamera-kamera yang digunakan media.

Kelompok pro reformasi yang berada dibelakang protes itu Pemuda Enam April, akan mengusahakan amendemen-amendemn konstitusi dan mengakhiri undang-undang darurat yang mengenakan sanksi-sanksi penahanan tanpa batas waktu.

Protes-protes seperti dilakukan menjelang pemilihan parlemen Mesir akhir tahun ini dan pemilihan presiden menurut rencana akan diselenggarakan tahun 2011.

Partai Demokrasi Nasional pimpinan Mubarak diperkirakan akan menang dengan mayoritas besar di parlemen. Tetapi kelompok-kelompok hak asasi manusia yang sejak lama mengeluhkan manipulasi dalam pemilu Mesir menyerukan pengawasan internasional bagi pemilu itu.

Mubarak, 81 tahun tidak mengatakan apakah ia akan ikut mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan keenam kalinya, tetapi jika ia tidak melakukan itu , banyak warga Mesir yakin ia akan berusaha menyerahkan kekuasaan kepada putranya, Gamal Mubarak, 46 tahun.
(Uu.H-RN/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010