Tim SAR Kendari temukan remaja hanyut di Sungai Konaweha meninggal

Tim SAR Kendari temukan remaja hanyut di Sungai Konaweha meninggal

Tim SAR gabungan Basarnas Kendari saat mengevakuasi korban yang tenggelam dan hanyut di Sungai Konaweha Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, Selasa (3/11/2020). (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)

Korban ditemukan sekitar 40 meter arah selatan dari lokasi kejadian kecelakaan
Kendari (ANTARA) - Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari menemukan remaja bernama Ahmat Rianto (17) dalam keadaan meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus di Sungai Konaweha, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi mengatakan korban ditemukan pada Selasa setelah tim gabungan melakukan operasi pencarian dari pukul 06.00 dan korban berhasil ditemukan pukul 12.42 Wita.

"Korban ditemukan sekitar 40 meter arah selatan dari lokasi kejadian kecelakaan dan langsung diserahterimakan kepada keluarga korban untuk selanjutnya dibawa menuju rumah duka," kata Aris melalui rilis Humas Basarnas Kendari, Selasa.

Baca juga: Tim SAR mencari seorang remaja terserat arus di Sungai Konaweha

Operasi pencarian korban turut melibatkan unsur dari Basarnas Kendari lima orang, Polda Sultra Polda Sultra satu orang, perwakilan Polsek Uepai dua orang, BPBD Konawe tujuh orang dan masyarakat setempat 20 orang.

Alat yang digunakan dua unit perahu karet milik Basarnas Kendari dan BPBD Konawe, satu unit mobil penolong milik Basarnas Kendari dan satu unit ambulans milik Basarnas Kendari.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap satu orang yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam di Sungai Konaweha dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yg terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," tutur Aris.

Baca juga: Panah-celana nelayan terseret arus di Bombana-Sultra ditemukan tim SAR

Sebelumnya, tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari mencari seorang remaja bernama Ahmat Rianto (17) yang dilaporkan hilang terseret arus di Sungai Konaweha, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara oleh seorang anggota BPBD Konawe bernama Nerianto

Aris menyampaikan, pihak keluarga dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian, namun korban belum dapat ditemukan.

Sehingga, berdasarkan laporan tersebut, maka pada Senin (2/11) pukul 19.50 Wita, tim pencarian dan pertolongan dari Basarnas Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan satu unit rescue car, satu unit ambulans dan membawa satu unit perahu karet beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

Baca juga: Tim SAR hentikan pencarian warga Buteng yang jatuh di perairan Siompu

Dijelaskannya, kronologi kejadian kecelakaan yakni pada Senin (2/11) pukul 16.00 Wita korban bersama tiga orang temannya berangkat dari rumah menuju Sungai Konaweha untuk berenang, namun pukul 16.30 Wita, keempat orang tersebut terseret arus di sungai.

"Tiga orang berhasil diselamatkan oleh warga yang berada di sekitar sungai dan satu orang lagi tidak berhasil diselamatkan oleh warga sehingga terbawa arus sungai yang deras dan diduga korban tenggelam," jelasnya.

Ketiga orang yang selamat, yakni Aditya, Asrifal dan Supriadi. Sementara Ahmad Rianto hilang dan ketika ditemukan sudah meninggal.

Baca juga: Basarnas Kendari latih 40 potensi SAR soal SOP operasi penyelamatan

Baca juga: 66 penumpang kapal kecelakaan di Perairan Buton Selatan dievakuasi SAR

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Basarnas beri penghargaan kepada tim SAR gabungan evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar