Makassar (ANTARA News) - Penyanyi cantik Saras memperkenalkan "single" kedua-nya bertajuk "Kamu Payah Ah..." yang diambil dari album perdananya bernama "Saras" di Makassar, Sabtu.

Penyanyi kelahiran Medan, 20 tahun lalu ini sengaja memilih Makassar untuk memperkenalkan lagu keduanya tersebut karena ia menilai Ibu Kota Sulsel ini merupakan pusat dari perkembangan musik di kawasan timur Indonesia (KTI).

"Makassar adalah salah satu panutan perkembangan dan pasar musik Indonesia, diharapkan melalui kota ini album Saras dapat menyebar ke kota-kota lainya," ujarnya.

Ia mengaku, proses penggarapan album yang memakan waktu satu setengah tahun tersebut telah habis terjual sekitar lima ribu kopi dalam bentuk "compact disc" (cd) dan 1500 dalam bentuk kaset.

"Seluruh proses penggarapan album saya kerjakan sendiri telah diproduksi sebanyak dua tahap berdasarkan permintaan pasar dalam waktu tiga bulan sejak peluncuran album," ujarnya.

Dibalik keoptimistisannya, ia mengaku sedih karena album yang digarapnya dalam waktu yang cukup lama tersebut telah dibajak orang sesaat setelah peluncuran album.

"Sekitar dua bulan lalu, saya ikut dalam kegiatan pemusnahan cd dan kaset bajakan, di dalamnya saya temui cd saya sendiri," katanya.

Penyanyi yang wajahnya kerap muncul dilayar televisi sebagai pemain sinetron dan pembawa acara ini mengaku akan fokus ke dunia tarik suara dan terus melakukan rangkaian promo album.

"Kalau respon masyarakat terhadap musik saya terus bagus, akan dipikirkan untuk menggelar konser yang skalanya lebih besar," jelasnya yang tampil sangat aktraktif mengibur pengunjung Mal Mal Indah.

Selain "Kamu Payah Ah.." penyanyi yang mengaku rela cuti kuliah selama satu setengah semester untuk menyanyi ini juga membawakan seluruh lagu yang terdapat dalam albumnya seperti, "Sendiri", "Satu Mimpi", "Stop" dan lainnya dengan beragam warna musik.

Album bernuansa pop manis berisi 10 lagu ini ikut mendapatkan sentuhan dari musisi ternama Indonesia, seperti Barry Likumahuwa, Reggy Chasmala, Pay, Bembi Noor serta keterlibatan pencipta lagu-lagu "hit" Indonesia seperti Alam Urbach dan Dewiq.
(T.KR-RY/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010