Menristek: Kecerdasan artifisial tingkatkan produktivitas bisnis

Menristek: Kecerdasan artifisial tingkatkan produktivitas bisnis

Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (panel tengah atas) dalam diskusi virtual soal pengembangan OMAI yang dipantau dari Jakarta, Jumat (6/11/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro berharap pengembangan kecerdasan artifisial di Indonesia ke depan dapat meningkatkan produktivitas bagi bisnis dan efisiensi investasi sumber daya manusia.

"Teknologi kecerdasan artifisial diharapkan dapat meningkatkan produktivitas bagi bisnis, efisiensi investasi sumber daya manusia dan mendorong inovasi di berbagai sektor," kata Menristek Bambang dalam Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020 sebagai bagian dari rangkaian acara dalam penutupan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pemerintah optimis kecerdasan artifisial ungkit ekonomi masa depan

Baca juga: Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial fokus ke talenta digital


Menristek Bambang mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.

Menurut Menristek Bambang, pandemi COVID-19 telah mendorong peran ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi lebih kuat dengan adanya kolaborasi antarpemangku kepentingan, sehingga banyak produk inovasi yang diluncurkan, khususnya di bidang kecerdasan artifisial.

Indonesia sudah memiliki Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA). Stranas KA merupakan arah kebijakan nasional dalam pengembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Menristek Bambang berharap program-program dalam Stranas KA yang memuat area fokus dan bidang prioritas dalam pengembangan dan penerapan teknologi dapat dilaksanakan dengan baik oleh berbagai kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia.

"Kami mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan waktu dan tenaga serta pemikirannya untuk melaksanakan kegiatan Indonesia Artifisial Intelligence Summit 2020 ini. Semoga acara ini dapat berjalan dengan sukses serta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia," tuturnya.


Baca juga: Menteri: Kecerdasan artifisial jadi dasar inovasi Indonesia masa depan

Baca juga: Presiden microsoft, Paus gelar pertemuan bahas kecerdasan buatan
Dalam Stranas KA, sejumlah bidang prioritas utama yang akan dikembangkan antara lain layanan kesehatan, reformasi birokrasi, pendidikan dan riset, ketahanan pangan dan kota cerdas.

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menristek: RT LAMP agar jadi alat tes COVID-19 daerah pelosok

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar