Kota Kupang masuk level sangat tinggi kasus COVID-19 di NTT

Kota Kupang masuk level sangat tinggi kasus COVID-19 di NTT

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ernest Ludji. (ANTARA/ Benny Jahang)

Kupang masuk dalam level sangat tinggi kasus COVID-19 dari 21 kabupaten/kota
Kupang (ANTARA) - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, Kota Kupang masuk dalam level sangat tinggi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Nusa Tenggara Timur.

"Kota Kupang masuk dalam level sangat tinggi kasus COVID-19 dari 21 kabupaten/kota di NTT, sehingga perlu ada kewaspadaan masyarakat dalam mengantisipasi kasus COVID-19 untuk tidak meluas," kata Ernest Ludji kepada wartawan di Kupang, Jumat.

Menurut dia, kasus COVID-19 telah menyebar di 40 kelurahan dari 51 kelurahan di Kota Kupang dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sudah mencapai 254 orang.

Ernest mengatakan masih 11 kelurahan di ibu kota provinsi NTT ini yang belum ditemukan adanya kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Dia menyebutkan ada ada dua kelurahan di Kota Kupang yang memiliki kasus COVID-19 sangat tinggi yaitu Kelurahan Oesapa, kecamatan Kelapa Lima dan Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo.

"Dua kelurahan ini sangat padat dengan pemukiman penduduk sehingga risiko terjadinya penularan kasus COVID-19 sangat cepat, "tegas Ernest.

Baca juga: Kasus pertama, staf medis RSUD Kupang meninggal akibat COVID-19

Baca juga: Dalam sehari empat warga Kota Kupang meninggal dunia akibat COVID-19


Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Kupang menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hingga Kamis (12/11) mencapai 254 orang yang dinyatakan sembuh sebanyak 119 orang, sedangkan yang masih dalam perawatan medis 125 orang serta meninggal dunia 10 orang.

"125 orang yang masih dalam perawatan medis tersebar di delapan rumah sakit di Kota Kupang," kata Ernest.

Selain itu kata ada sekitar 43 orang pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 melakukan karantina mandiri.

Pemerintah Kota Kupang kata dia, secara rutin melakukan edukasi dan sosialisasi tentang upaya penanggulangan kasus COVID-19.

Kendati demikian kata dia, kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan mulai berkurang terlihat masih ditemukan kerumunan warga, tidak menggunakan masker.

"Padahal kasus COVID-19 dari transmisi lokal di Kota Kupang terus meningkat. Kami berharap masyarakat lebih serius dalam mengikuti protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19,"tegasnya.

Baca juga: Kota Kupang sumbang kasus positif COVID-19 terbesar di NTT

Baca juga: Kota Kupang antisipasi meluasnya kasus COVID-19 dari transmisi lokal

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar