Anggota MPR: Negara harus hadir fasilitasi keluhan petani

Anggota MPR: Negara harus hadir fasilitasi keluhan petani

Anggota MPR RI Denty Eka Widi Pratiwi saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Temanggung, Jawa Tengah. (HO-Dok pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Denty Eka Widi Pratiwi mengatakan bahwa negara harus hadir memfasilitasi keluhan-keluhan petani, termasuk dalam pendistribusian pupuk.

"Kami kawal betul penyaluran pupuk agar tidak ada penyimpangan dan para petani bisa mendapatkan pupuk bersubsidi sehingga bisa tercapainya kualitas pertanian yang ada di Jawa Tengah," ujar Denty dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu.

Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jateng itu, saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama para petani yang ada di Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jateng, yang dihadiri oleh ratusan petani.

Dalam pelaksanaan sosialisasi kali ini, Denty menghadirkan para petani yang ada di Desa Muncar, Temanggung, seraya menegaskan akan mendorong persoalan petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

Baca juga: MPR: Mereka yang salah artikan Islam dan Indonesia perlu dituntun
Baca juga: Anggota MPR ajak warga Banyumas taati protokol kesehatan
Baca juga: MPR sosialisasi Empat Pilar lewat seni calung


"Pelaksanaan sosialisasi Empat Pilar ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh MPR setiap tahun. Tujuannya untuk menanamkan jiwa dan semangat patriotisme masyarakat pada negara dan bangsa," katanya.

Denty menjelaskan salah satu tujuan utama dari sosialisasi Empat Pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI adalah untuk membatasi paham-paham radikalisme yang begitu nyata dalam kehidupan bermasyarakat akhir-akhir ini.

Menurut dia, nilai-nilai kebangsaan tidak boleh sirna oleh kelompok-kelompok yang ingin menghancurkan Pancasila, sebab Pancasila sudah final dan merupakan ideologi bangsa Indonesia.

Dengan menanamkan rasa cinta tanah air, kata dia, para petani, khususnya di Jawa Tengah tak akan mudah terprovokasi atas isu atau ajakan-ajakan yang bisa membawa para petani kepada hal-hal yang tak diinginkan.

"Sosialisasi ini, untuk membuka wawasan petani dalam menyikapi isu-isu radikalisme yang gencar digelorakan oleh pihak-pihak yang punya kepentingan politik dengan mengguncang tatanan hidup masyarakat," pungkas Denty.

Sementara itu, Aceng Suhendar (44), warga Muncar yang mengikuti kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan mengaku sangat menyambut kegiatan positif yang dilaksanakan oleh MPR RI.

"Kita mendukung program Empat Pilar ini, semoga catatan-catatan yang tadi petani usulkan bisa ditindak laniuti. Harapan saya ke depan kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat buat petani yang ada di temanggung," katanya.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Upaya DPD RI buka akses pasar internasional bagi kopi Temanggung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar