Kairo (ANTARA News) - Satu tim arkeolog Mesir, Ahad, mengumumkan ditemukannya 45 kuburan kuno di Gubernuran Fayoum, sebelah selatan Kairo, pekan lalu.

Seperti diberitakan kantor berita Xinhua, Dr. Abdel Rahman El-Aydi, pemimpin misi arkeologi tersebut, mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa 45 kuburan ditemukan di empat pemakaman di satu tempat yang bernama "Lahoun".

Pemakaman pertama berasal dari dinasti pertama dan kedua Mesir (3.050-2.687 SM), dan yang kedua berasal dari Kerajaan Menengah (2.134-2.061 SM), pemakaman ketiga adalah milik Kerajaan Modern (1.569-1.081 SM) sedangkan yang keempat berasal dari Periode Belakangan (724-333 SM).

Kompleks pemakaman pertama dan kedua meliputi 14 kuburan. Satu kuburan nyaris lengkap, termasuk semua peralatan pemakaman dan satu peti kayu dengan mumi yang dibungkus linen.

Kedua pemakaman lain berisi 31 kuburan, kebanyakan yang berasal dari dinasti ke-11 dan ke-12 (2.030-1.840 SM), kata El-Aydi.

Masing-masing kuburan berisi peti kayu dengan tulisan tangan dengan mumi yang masih lengkap di dalamnya, demikian antara lain isi pernyataan dari Dewan Benda Antik Mesir (SCA).

Pemimpin SCA Dr. Zahi Hawass mengatakan salah satu kuburan yang digali selama misi tersebut berisi 12 peti yang diletakkan berjejer.

Menurut pernyataan itu, mumi yang ditemukan masih utuh karena semua mumi tersebut tertutup "cartonnage" --lapisan linen dan gypsum-- yang dihiasai dengan tulis keagamaan dari Buku Kematian dan tempat yang menggambarkan para dewa kuno Mesir.

Tahun lalu, misi tersebut menemukan 53 sarkofagus yang berasal dari dinasti Fir`aun Jaman Pertengahan dan Modern serta Romawi di tempat yang sama.(C003/A011)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010