Oslo (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia akan mengirimkan tim ke Brazil untuk melihat secara langsung pelaksanaan program kerjasama konservasi hutan melalui mekanisme REDD+ di negara itu.

Hal itu dikemukakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Government Guest House Norwegia, Oslo, Rabu sore waktu setempat setelah menyaksikan penandatanganan kesepakatan (Letter of Intent/LoI) pengurangan emisi akibat penggundulan dan degradasi hutan (REDD+) antara Indonesia-Norwegia senilai 1 miliar dolar AS.

"Indonesia akan mengirimkan tim ke Brazil sebagai perbandingan, tentang pelaksanaan program (REDD+) itu di Brazil," kata Presiden Yudhoyono.

Indonesia, lanjut dia, terutama akan melihat bagaimana mekanisme pengawasan atau pengukuran efektivitas program itu.

"Sehingga Norwegia akan sama, dalam pelaksanaan program itu baik dengan Indonesia atau Brazil," katanya.

Pemerintah Indonesia dan Norwegia menandatangani sebuah kesepakatan senilai 1 miliar dolar AS untuk kerjasama pengurangan emisi akibat penggundulan dan degradasi hutan. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Lingkungan Hidup Norwegia dan Pembangunan Internasional, Erik Solheim dengan disaksikan oleh Presiden Yudhoyono dan PM Jens Stoltenberg.

Menurut PM Norwegia, dalam perjanjian itu Norwegia telah berkomitmen mendukung usaha Indonesia dalam melestarikan hutan dengan bantuan senilai 1 miliar dollar AS yang diberikan dalam tiga tahap.

"Kontribusi ini akan didasarkan pada pengurangan penebangan hutan. Oleh karena itu, menurut saya monitoring dan verifikasi adalah kunci untuk memastikan bahwa benar-benar terjadi kemajuan dalam mengurangi penebangan hutan," katanya saat menegaskan arti pentingnya pengawasan.

Turut mendampingi Presiden Yudhoyono antara lain, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, Menteri Kehutanan Zulkifli Hassan, Menpora Andi Mallarangeng, serta Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal dan Julian A. Pasha.

Seusai melakukan pertemuan dwipihak, PM Stoltenberg akan menjamu Presiden beserta Ibu Ani Yudhoyono dan rombongan dalam suatu jamuan makan malam.
(G003/B013)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010