Kementerian BUMN rombak susunan Direksi Len Industri

Kementerian BUMN rombak susunan Direksi Len Industri

Dokumentasi - Pekerja melakukan pengecekan akhir produksi mesin Pembaca Kartu Tanda Penduduk Elektronik, di PT Len Industri, Bandung, Jawa barat, Selasa (10/3/2015). ANTARA FOTO/Audy Alwi/ama/aa.

Kementerian BUMN menunjuk Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama, Wahyu Sofiadi Direktur Bisnis dan Kerjasama, dan juga Tazar Marta Kurniawan sebagai Direktur Teknologi.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN merombak susunan anggota dan nomenklatur jabatan Direksi PT Len Industri (Persero).

Penetapan disahkan melalui penyerahan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-388/MBU/12/2020 yang dilaksanakan secara online, pada Kamis,10 Desember 2020.

Vice President Sekretaris Len Industri, Atini Hasanah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan Kementerian BUMN menunjuk Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama, Wahyu Sofiadi Direktur Bisnis dan Kerjasama, dan juga Tazar Marta Kurniawan sebagai Direktur Teknologi.

Baca juga: Hasto: Indonesia perkuat konsolidasi industri pertahanan nasional

Ketiga nama itu bergabung bersama anggota direksi yang sudah ada, yakni Linus Andor Mulana Sijabat sebagai Direktur Strategi Bisnis dan Portofolio, dan Indarto Pamoengkas selaku Direktur Keuangan dan SDM.

"Selain perubahan susunan direksi, pemegang saham juga mengubah nomenklatur jabatan anggota direksi perusahaan perseroan, yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan dan SDM, Direktur Operasi I menjadi Direktur Strategi Bisnis dan Portofolio, Direktur Operasi II menjadi Direktur Bisnis dan Kerjasama, serta penambahan jabatan Direktur Teknologi. Sehingga kini komposisi Direktur PT Len Industri menjadi lima orang, dari sebelumnya hanya empat orang," paparnya.

Kementerian BUMN selaku pemegang penuh saham perusahaan, mengambil langkah perubahan dan penetapan ini sebagai bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan lagi kinerja bisnis maupun keuangan perusahaan.

"Len Industri tengah dipersiapkan untuk memimpin kolaborasi antar BUMN di lingkup BUMN Sub-Klaster Industri Pertahanan (Indhan) dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional," kata Atini.

Baca juga: PT Len - AP II kaji potensi pemanfaatan pembangkit surya di bandara

Ia menambahkan pembentukan Holding BUMN Indhan yang masih berjalan memiliki tujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan perekonomian industri pertahanan dalam negeri agar menjadi lebih maju, kuat, mandiri dan berdaya saing.

Bobby Rasyidin selaku Dirut baru Len Industri pernah menjabat sebangai Komisaris Independen PT GMF AeroAsia Tbk sejak Juni 2020 dan juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia sejak Juli 2012.

Sementara Wahyu Sofiadi sebelumnya adalah Direktur Utama PT Pindad Global Sources & Trading sejak Desember 2016, Direktur Utama PT Alstom Transport Indonesia sejak Agustus 2014 - November 2016, serta sebagai Country Division Lead Mobility PT Siemens Indonesia sejak Januari 2000 hingga Juli 2014.

Tazar Marta Kurniawan telah lebih dari 25 tahun meniti karir di PT GMF AeroAsia. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Utama sejak Agustus 2019 hingga Juni 2020.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PT Len Industri rencana bangun industri radar nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar