"Real Count" KPU: Lindra-Riyadi menang di Pilkada Tuban

"Real Count" KPU: Lindra-Riyadi menang di Pilkada Tuban

Hasil hitung suara 100 persen Pilkada Kabupaten Tuban versi 'Real Count' KPU per Rabu (16/12/2020) siang. ANTARA/HO-KPU/am.

Tuban termasuk yang datanya sudah 100 persen untuk penghitungan suara melalui Sirekap. Kemarin enam daerah lain juga sudah lengkap, seperti Kabupaten Pacitan, Kediri, Ngawi, Gresik, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan
Surabaya (ANTARA) - Hasil real count Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum, pasangan Aditya Halindra Faridzki - Riyadi menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Tuban.

Berdasarkan pemantauan di akun resmi "pilkada2020.kpu.go.id", Rabu siang, pasangan nomor urut 2 tersebut unggul dibandingkan dua pasangan pesaingnya, yaitu Khozanah Hidayati - Muhammad Anwar serta Setiajit - R.M. Armaya Mangkunegara.

Pasangan Lindra-Riyadi meraih 60 persen atau 423.212 suara, sedangkan di urutan kedua adalah Khozanah-De Anwar yang mendapat 24,2 persen atau 170.948 suara, kemudian Setiajit-Armaya memperoleh 15,8 persen atau 111.213 suara.

Pada Pilkada 9 Desember 2020, pasangan Lindra-Riyadi diusung tiga partai politik, yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Baca juga: KPU Tuban tetapkan jumlah TPS sebanyak 2.237 unit

Baca juga: KPU Tuban lakukan pengundian nomor urut peserta Pilkada


Total tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Tuban jumlahnya 2.237 unit, dan data yang masuk ke Sirekap sudah 100 persen. Bahkan, dari 20 kecamatan di Tuban, Lindra-Riyadi "menyapu bersih" atau menang di semua wilayah.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam menjelaskan sesuai hasil Sirekap, pasangan Lindra-Riyadi unggul, namun untuk kepastiannya masih menunggu penghitungan manual dari KPU setempat.

"Tuban termasuk yang datanya sudah 100 persen untuk penghitungan suara melalui Sirekap. Kemarin enam daerah lain juga sudah lengkap, seperti Kabupaten Pacitan, Kediri, Ngawi, Gresik, Kota Blitar, dan Kota Pasuruan," ujarnya.

Data tersebut, kata Anam, merupakan hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) melalui Sirekap.

Data yang ditampilkan bukan hasil resmi penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil rekapitulasi dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Baca juga: Pertarungan orang baru rasa lama Pilkada Tuban 2020

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPU datangi tokoh masyarakat sosialisasi Coklit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar