Banjarmasin tambah objek wisata galeri terapung dan rumah lanting

Banjarmasin tambah objek wisata galeri terapung dan rumah lanting

Objek wisata galeri terapung Banjarmasin. ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin.

Banjarmasin (ANTARA) - Objek wisata di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan kembali ditambah dengan diresmikannya galeri terapung dan rumah lanting yang bernuansa khazanah budaya masyarakat setempat.

Dua objek wisata yang memiliki khazanah budaya masyarakat Banjarmasin tinggal di pinggiran sungai itu, untuk galeri terapung di Sungai Jingah, Banjarmasin Utara. Sedangkan rumah lanting di Mantuil, Banjarmasin Selatan.

"Selain orang datang berwisata ke pasar terapung, kemudian ada atraksi sungai, juga ada dua objek seperti ini yang merupakan edukasi," ujar Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina usai meresmikan kedua objek wisata tersebut, Senin.

Baca juga: Gubernur Jatim: Wisata air wajib tutup saat Natal dan tahun baru

Menurut dia, di galeri terapung ini ada kain sasirangan, sementara di rumah lanting ini ada sejarah tempat yang ada di sini, mudah-mudahan semakin mengedukasi.

Ibnu Sina mengaku bersyukur atas kedua objek wisata yang inovasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin tersebut.

Dia meyakini, kedua objek tersebut akan menambah khazanah wahana pariwisata Kota Banjarmasin, terutama dalam hal kebudayaan sungai yang identik dengan kota ini yang berjuluk kota seribu sungai itu.

Dia mengungkapkan, kedua objek tersebut akan diserahkan kepada Pokdarwis setempat untuk melakukan pengelolaan.

"Mudah-mudahan ini tidak hanya satu atau dua titik saja nantinya, diperbanyak, sehingga nanti menjadi tempat yang bagus dan representatif dengan tetap mengangkat budaya lokal," bebernya.

Baca juga: Wagub: Pengelola wisata jangan "kucing-kucingan" buat acara tahun baru

Lebih lanjut, Ibnu Sina berpesan, agar semua pihak dapat menjaga dan merawat kedua objek wisata itu, terutama kepada para Pokdarwis dan camat serta lurah masing-masing agar dapat memelihara kedua kawasan tersebut.

"Khususnya kepada pokdarwis Sungai Jingah, Mantuil dan juga pak camat dan pak lurah agar dapat menjaga kawasan ini," tutur Ibnu Sina.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin belum membuka secara resmi objek wisata karena pandemi COVID-19 ini, sebab kasus penyebaran COVID-19 di daerah ini kembali naik, bahkan dua kelurahan terpaksa ditetapkan zona merah kembali.

Ikon objek wisata Kota Banjarmasin selain siring sungai Martapura di Jalan Piare Tender, susur sungai juga pasar terapung yang setiap pekannya sebelum pandemi COVID-19 ini menyedot pengunjung sekitar 6.000 orang.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina saat meresmikan rumah lanting sebagai objek wisata.(Antaranews Kalsel/Humas Pemkot Banjarmasin)


Baca juga: Objek wisata Karimunjawa Jepara dibuka selama libur Natal
Baca juga: Destinasi wisata yang naik daun selama pandemi COVID-19

Pewarta: Sukarli
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar