NIH tutup pendaftaran pasien COVID parah pada uji coba pengencer darah

NIH tutup pendaftaran pasien COVID parah pada uji coba pengencer darah

Konfeti beterbangan di udara saat Jeanne Peters, 95 tahun, seorang pasien rehabilitasi di The Reservoir, sebuah fasilitas perawatan, tanda seteah ia diberikan vaksin penyakit virus corona (COVID-19) pertama saat Mary Lou Galushko, kiri, melihat, di West Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, Jumat (18/12/2020). Stephen Dunn/Pool via REUTERS/aww/cfo (REUTERS/POOL)

New York (ANTARA) - Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) pada Selasa mengatakan pihaknya menutup pendaftaran pasien COVID-19 parah yang membutuhkan dukungan unit perawatan intensif dalam uji klinis yang menguji pengencer darah.

Menurutnya, penerimaan masih berjalan untuk pasien COVID-19 bergejala sedang yang dirawat di rumah sakit.

Seluruh lokasi uji klinis tidak lagi menerima kelompok pasien COVID-19 parah yang dirawat di rumah sakit, berdasarkan pertimbangan dewan peninjau data yang terdiri atas para ahli independen, demikian NIH melalui pernyataan.

Tingginya perdarahan merupakan komplikasi yang diketahui dari pengencer darah dosis penuh dan potensi bahaya pada kelompok ini tidak dapat dihindari, katanya.

NIH pada September mengumumkan peluncuran dua dari tiga uji klinis tahap akhir untuk menguji keampuhan dan keamanan berbagai jenis pengencer darah dalam mengobati COVID-19 di kalangan orang dewasa.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS sahkan penggunaan darurat vaksin COVID-19 Moderna
Baca juga: Trump akan terima vaksin COVID usai tim medisnya tentukan yang terbaik
Baca juga: Amerika Serikat izinkan penggunaan vaksin COVID-19 Pfizer

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar