PON 2021 Papua

Tim pelatih sepak bola NTT kantongi 26 pemain untuk PON Papua

Tim pelatih sepak bola NTT kantongi 26 pemain untuk PON Papua

26 pemain lolos seleksi untuk menjalani pemusatan latihan tim sepak bola NTT untuk PON 2021 Papua. ANTARA/HO/Asprov PSSI NTT.

Kupang (ANTARA) - Tim pelatih sepak bola Nusa Tenggara Timur (NTT) mengantongi 26 pemain hasil seleksi dari beberapa kabupaten dan selanjutnya akan mengikuti training camp (TC) untuk persiapan menghadapi PON 2021 Papua.

Pelatih Kepala Tim NTT Ricky Nelson di Kupang, Kamis mengatakan seleksi sendiri dilakukan di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Ende dan yang terakhir di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

"Khusus untuk seleksi terakhir di Soe dari Senin hingga Rabu kemarin, kami mendapatkan 14 pemain yang lolos seleksi," kata Ricky Nelson kepada ANTARA.

Baca juga: Tim sepak bola NTT tidak ingin numpang lewat di PON Papua
Baca juga: NTT lolos PON 2020 setelah 30 tahun masa penantian


Ia mengatakan meski sudah 26 pemain yang sudah lolos seleksi dan memenuhi harapan dari tim pelatih, namun pihaknya masih membutuhkan empat pemain lagi untuk kemudian bisa mengikuti training camp pada 2021.

"Target kami ada 30 pemain, sekarang masih kurang empat orang lagi. Kita lagi pantau terus dan akan ada seleksi lagi dalam beberapa pekan ke depan untuk memenuhi kuota itu," kata dia menambahkan.

Ia menambahkan, pemain yang belum lolos seleksi masih mempunyai kesempatan untuk dipanggil karena saat training camp sendiri akan ada seleksi kembali guna mencari yang terbaik di skuat yang dipegangnya.

Mantan pelatih Borneo FC itu menambahkan mereka yang lolos seleksi di tiga kabupaten itu diantaranya pemain yang sebelumnya sudah diseleksi dan lolos serta sempat mengikuti Pra PON di Bali tahun lalu.

Ricky mengaku, seleksi dilakukan secara kompetitif. Semua pemain selama seleksi memiliki kesempatan yang sama untuk lolos. Dan yang lolos seleksi adalah mereka yang secara individual sudah mempunyai teknik atau bagus dalam cara bermain serta kedewasaan dalam bermain.

"Dewasa ini artinya bahwa siap dalam tekanan lawan, dia cukup tenang mengontrol dirinya, tetap bermain seperti dirinya sendiri, bisa kontrol game, bisa mengontrol dirinya, tidak panik. Hal itu semua yang menjadi fokus kita," tutur Ricky Nelson.

Terkait dengan waktu pemusatan latihan, pelatih kenyang pengalaman ini mengaku masih menunggu keputusan dari KONI NTT dan Asosiasi Provinsi PSSI NTT.

Baca juga: Tim Aceh targetkan masuk final sepak bola PON Papua
Baca juga: Kesiapan PON Papua 2021 capai 90 persen
Baca juga: Kaleidoskop 2020: PON Papua punya cerita


Berikut 26 nama yang lolos seleksi untuk training camp :

Penjaga Gawang
Aspin Moi dari Kabupaten Ngada
Eko Nale Kabupaten Ngada
Johanes Seran Klau Kabupaten Malaka
Indra Motong Kabupaten Rote Ndao

Belakang
Evadius dari Kabupaten Ngada
Rex Nono dari Kabupaten Ngada
Gregorius dari Kabupaten
Baskara dari Flores Timur
Siprianus Bria Kabupaten Malaka
Bedrandy Talan Kabupaten TTS
Riko Malaikosa dari Kota Kupang
Anto Selan Kota Kupang.

Tengah
Heron Kabupaten Ngada
Stefanus Pedro Kabupaten Ngada
Johanes Soleh Kabupaten Lembata,
Indra Tokan Kabupaten Flores Timur
Hilarius Ghunu dari Sumba Barat Daya
Crespo Hale dari Bintang Timur akademi Atambua
Adelbertus Kollo Kabupaten TTU
Flabiola Soares dari Bintang Timur Akademi Atambua
Andi Riwu Kabupaten TTS
Esthen Banoet kabupaten TTS
Frangky Misa Kabupaten TTS

Penyerang
Inosensius Nau dari Kota Kupang
Servin dari Kabupaten Ende
Arianto Goran kabupaten Flores Timur. 

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pembangunan venue PON Papua sudah di atas 90%

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar