Partai Berkarya dukung sikap pemerintah terkait FPI

Partai Berkarya dukung sikap pemerintah terkait FPI

Sekjen DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kanan) dan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) Fauzan Rachmansyah (kiri) saat menjadi pembicara dalam acara Refleksi Pergerakan Pemuda di Tahun 2020 di DPP Partai Berkarya, Ragunan, Jakarta, Minggu (3/1/2020). ANTARA/Abdu Faisal.

AMPB diminta mengkritisi jalannya roda pemerintahan melalui penyampaian gagasan-gagasan yang membantu mewujudkan visi dan misi Indonesia Maju.
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya kubu Muchdi Purwoprandjono, Badaruddin Andi Picunang, menyatakan sikap Partai Berkarya untuk mendukung pemerintah terkait dengan pembatasan aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Badar, sapaan Badaruddin Andi Picunang, menilai keutuhan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu diutamakan daripada kepentingan-kepentingan golongan.

"Peran pemerintah untuk mempersatukan dan menjaga NKRI ini sehingga apa yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini saya kira, Partai Berkarya sejalan dan mendukung," kata Badar saat acara Refleksi Pergerakan Pemuda di Tahun 2020 di DPP Partai Berkarya, Ragunan, Jakarta, Ahad.

Baca juga: Anggota DPR sebut pemerintah punya wewenang menindak tegas ormas

Lebih lanjut, Badar meminta Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) yang diketuai oleh Fauzan Rachmansyah menjaga sikap tersebut sehingga organisasi sayap Partai Berkarya dalam bidang kepemudaan itu konsisten dengan sikap DPP Partai Berkarya.

Merespons permintaan itu, Fauzan akan melarang anggotanya untuk berafiliasi dalam aktivitas FPI dalam bentuk apa pun.

"Untuk kader AMPB, saya tegaskan sekali lagi, haram hukumnya terafiliasi dengan Front Pembela Islam. Kami tidak mau anggota ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang tidak produktif untuk membangun negara," kata Fauzan.
​​​​​​​
Sesuai dengan amanah dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Berkarya di Surabaya, kata Fauzan, AMPB juga mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Polri tindak lanjuti putusan pemerintah soal penghentian aktivitas FPI

Namun, dia meminta anggota AMPB tetap bisa mengkritisi jalannya roda pemerintahan melalui penyampaian gagasan-gagasan yang membantu mewujudkan visi dan misi Indonesia Maju.

"Tentang berpolitik kritis tetapi tidak anarkis. Memang politik itu tidak tentu, apalagi pemuda yang identik dengan demonstrasi. Akan tetapi, model Partai Berkarya memang tidak di level (demonstrasi) yang seperti itu," kata Fauzan.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polri imbau masyarakat lapor jika temukan atribut FPI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar