Laporan dari Kuala Lumpur

Malaysia laporkan 15 meninggal karena COVID-19

Malaysia laporkan 15 meninggal karena COVID-19

Petugas Polisi Diraja Malaysia (PDRM) melakukan pemeriksaan pada pengendara lalu lintas yang melewati Jalan Chow Kit Kuala Lumpur pada hari pertama Perintah Kawalan Pergerakan (PKP), Rabu (13/1/2021). ANTARA Foto/Agus Setiawan/aww.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan sebanyak 15 orang meninggal dunia pada Kamis (14/1) akibat COVID-19 sehingga menjadikan jumlah kumulatif kasus kematian adalah sebanyak 578 kasus atau 0,39 persen dari jumlah keseluruhan kasus.

"Pada hari ini negara kita melaporkan kasus harian tertinggi sebanyak 3.337 kasus. Ini menjadikan jumlah kasus positif COVID-19 di Malaysia sebanyak 147.855 kasus, sedangkan jumlah kasus aktif terjangkit COVID-19 pula adalah 33.989 kasus," kata Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, selama acara jumpa pers, Kamis.

Dari jumlah kasus baru tersebut, terdapat tujuh kasus impor sementara penularan COVID-19 dalam negeri sebanyak 3.330 kasus.

"Menyangkut kasus penularan di dalam negeri, 2.142 kasus adalah warga negara Malaysia sementara 1.188 kasus adalah bukan warga negara," katanya.

Selangor masih melaporkan kasus harian baru tertinggi, yaitu sebanyak 1.036 kasus (31 persen) diikuti oleh Johor sebanyak 460 kasus (13,8 persen) dan Sabah sebanyak 389 kasus (11,7 persen).

"Hingga kini terdapat 195 kasus positif COVID-19 yang sedang dirawat di ICU di mana 86 kasus pasien memerlukan bantuan pernapasan," katanya.

Baca juga: Menteri Pembangunan Wanita Malaysia positif COVID-19

Baca juga: Menteri ekonomi Malaysia positif COVID-19

Baca juga: Malaysia wajibkan majikan biayai imunisasi


 

Malaysia deportasi 242 pekerja migran Indonesia

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar