Meksiko catat lebih 20.000 kasus tambahan COVID-19

Meksiko catat lebih 20.000 kasus tambahan COVID-19

Petugas kesehatan memakai alat pelindung diri (APD) saat melakukan tes virus corona (COVID-19) kepada seorang pasien pada kunjungan dari rumah ke rumah di kotamadya Tiahuac, salah satu wilayah penularan tinggi di Kota Meksiko, ketika wabah masih berlanjut, di Meksiko, Senin (20/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Jasso/foc/djo.

Mexico City (ANTARA) - Meksiko mengonfirmasi 20.548 kasus tambahan infeksi virus corona dan 1.539 kematian akibat COVID-19 pada Rabu (20/1), menurut data kementerian kesehatan.

Dengan demikian total kasus COVID-19 di Meksiko menjadi 1.688.944 dan 144.371 kematian akibat infeksi virus corona.

Namun, kementerian kesehatan Meksiko mengatakan bahwa jumlah sebenarnya kasus infeksi virus corona dan angka kematian akibat COVID-19 di negara itu kemungkinan besar secara signifikan lebih tinggi daripada jumlah yang dilaporkan data resmi pemerintah.

Hal itu mencerminkan kurangnya pengujian COVID-19 yang dilakukan secara luas di Meksiko.

Sebelumnya, Meksiko menandai tonggak sejarah yang suram dengan mencatat 1.584 kematian akibat COVID-19 yang dikonfirmasi pada Selasa (19/1).

Angka itu merupakan jumlah korban jiwa harian tertinggi akibat COVID di Meksiko hingga saat ini saat negara itu berjuang untuk menahan penyebaran virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Dokter Meksiko dirawat di RS usai menerima vaksin COVID-19
Baca juga: Meksiko laporkan lebih 1.500 kematian akibat COVID-19 pada Selasa

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar